Superstar Mini Job Fair

Sudah bukan rahasia lagi bahwa diperlukan keahlian dan strategi yang jitu untuk mendapatkan pekerjaan sesuai dengan bidang yang dipelajarinya. Hal ini berlaku tidak hanya bagi pelajar lokal, tapi juga pelajar internasional yang saat ini sedang menuntut ilmu di Australia, khususnya Melbourne. Banyak pelajar internasional yang mengeluhkan kriteria yang sangat ketat, yaitu pelamar harus memiliki working rights atau berstatus penduduk lokal di Australia. Banyak pelajar yang juga mengeluhkan persyaratan bahwa pelamar harus memiliki ‘pengalaman lokal’, sedangkan untuk mendapatkan pengalaman lokal, pihak perusahaan mengharuskan pelamar untuk memiki ijin kerja yang sesuai.

Sebagai agen pendidikan yang sangat peduli dengan masa depan pelajar internasional, Superstar Education mencetuskan ide untuk membuat bursa kerja yang khusus diperuntukkan bagi pelajar manca negara. Jenis pekerjaan yang ditawarkan melalui perusahaan-perusahaan yang menjadi event partners juga beragam, mulai dari posisi administrasi, marketing, social media specialist, sales, student advisor, akuntan sampai web developer, network engineer, serta ilustrator bagi buku anak-anak. Posisi yang ditawarkan pun beragam, tidak hanya magang (internship), namun juga paruh waktu serta penuh waktu (untuk posisi penuh waktu hanya ditawarkan bagi mereka yang telah memiliki Temporary Resident).

Hal ini mendapat sambutan yang luar biasa besar dari pelajar internasional. Terbukti dari besarnya jumlah pelamar kerja yang datang, yaitu lebih dari 220 pelajar. Ajang mencari pekerjaan ini tidak semata-mata berisi walk-in interview, namun Superstar Education juga menghadirkan sejumlah seminar yang sangat bermanfaat bagi para pelajar. “Trends in Mobile Apps” yang dibawakan oleh Prof Sebastian Ng dan Prof Raj dari Swinburne University of Technology memberikan gambaran mengenai peluang bekerja dan peluang berkembangnya aplikasi di telepon pintar. Topik ini sangat diminati oleh pelajar.

Sesi seminar yang kedua pun tak kalah menarik. Samin Thomas, yang kebetulan lulusan dari Swinburne University of Technology, dan telah bergabung selama lebih kurang 8 tahun di BHP Billiton membagikan strategi untuk mencapai pekerjaan impian kita. Topik seminar yang berikutnya juga ditunggu-tunggu oleh para pengunjung, yaitu “Road to Sillicon Valley (How to compete in global market)” oleh Dwi Chandra yang sudah malang melintang di dunia teknologi informasi sejak tahun 1998 dan sudah berkarir di Sillicon Valley sejak tahun 2007. Sesi seminar yang terakhir merupakan puncak dari rangkaian seminar yang disajikan pada Superstar Mini Job Fair dengan mengusung topik “Maximising Your Linkedin Profile” oleh Anna MacLeod dari Navitas Professional. Banyak dari para pelajar yang tidak memiliki akun Linkedin dan, kalaupun ada, terkadang banyak terdapat informasi yang tidak relevan. Anna juga membagikan jurus jitu bagaimana membuat profil Linkedin kalian nampak berbobot walaupun kalian belum memiliki pengalaman kerja. Selain walk-in interview dan seminar yang berlangsung sejak pukul 1 sampai 5 sore, pengunjung juga dapat berkonsultasi dengan perwakilan dari Swinburne University, Monash University, dan Navitas Profesional.

Melihat suksesnya ajang cari kerja ini, Superstar Education berencana untuk mengadakan even ini sebagai acara tahunan.

Career Workshop (Navitas Professional) & Information Day (Deakin University)

Bagi kalian yang sudah datang, atau mungkin belum sempat datang ke Superstar Mini Job Fair, dan ingin mendapat kesempatan untuk berbincang-bincang mengenai karir kalian, datanglah ke Career Workshop yang diadakan oleh Superstar Education bekerjasama dengan Navitas Professional pada tanggal 28 Maret 2014 di kantor Superstar Education Melbourne (14 Upper Level, 108 Bourke Street). Sedangkan bagi kalian yang ingin berkonsultasi masalah pendidikan dan jurusan sekolah, silahkan untuk datang ke kantor Superstar Education, antara hari Senin – Jumat.