Dalam 10 tahun terakhir, telah terlihat kenaikan popularitas yang signifikan terhadap model bisnis online, terutama dalam bidang pelayanan servis penyewaan jangka pendek, khususnya AirBnB.Sejak didirikan pada tahun 2008, layanan berbagi fasilitas tersebut semakin menjadi alternatif utama bagi para wisatawan untuk penyewaan akomodasi jangka pendek. Saat ini ada lebih dari 4 juta jumlah properti hunian di seluruh dunia yang terdaftar di situs tersebut.

Popularitas situs AirBnB juga menyebabkan terus naiknya polling para pemilik rumah yang terdaftar untuk menawarkan tempat tinggal mereka bagi tamu-tamu yang ingin menyewa dalam jangka yang lebih panjang. Tren ini mengarahkan kita ke satu pertanyaan penting, yaitu “apakah layanan populer ini nantinya dapat menggantikan metode penyewaan tradisional seluruhnya?”.

Untuk membandingkan dua model servis tersebut, kita perlu untuk mempertimbangkan keuntungan dan kerugian bagi sang pemilik rumah dan individu yang memerlukan tempat tinggal dan juga faktor- faktor lain seperti keamanan fisik dan keuangan.

Kontrol Atas Siapa yang Akan Tinggal di Properti Tersebut

Melalui AirBnB, pemilik tempat tinggal memiliki fleksibilitas dan kontrol atas hal-hal seperti ketersediaan akomodasi, harga dan juga kebebasan untuk memilih siapa yang dapat tinggal di properti mereka. AirBnB juga menyediakan opsi bagi pemilik untuk mengeluarkan tamu dari tempat tinggal mereka jika tamu melanggar aturan tertentu. Namun, potensi untuk menghindari terjadinya hal ini atau untuk mengeliminasi calon tamu yang tidak sesuai dengan kriteria pemilik adalah salah satu kekurangan dari AirBnB.

Bagian penting dari property manager adalah waktu yang mereka dedikasikan untuk menjalani proses pemilihan calon penyewa. Para calon penyewa umumnya memiliki surat referensi akan kepantasan mereka menjadi kandidat penghuni sebuah properti dan juga bukti akan kemampuan finansial untuk menanggung biaya penyewaan mereka. Menurut regulasi pemerintah, pernyataan bank atau bukti penghasilan adalah dokumen yang harus diserahkan bila hendak menyewa properti di Australia melalui sebuah agen properti.

Proses penyewaan juga memberikan unsur keamanan yang tidak dapat ditandingi AirBnB. Persyaratan khusus seperti referensi pribadi dan pekerjaan adalah bukti verifikasi bahwa mereka pantas untuk menyewa properti tersebut.

Hal yang paling penting adalah risiko keamanan secara keseluruhan yang datang dengan mayoritas layanan online. Seperti risiko keamanan yang harus ditanggung sang pemilik rumah atau tetangga, karena pada akhirnya para tamu-tamu ini adalah orang yang tidak Anda kenali; Anda hanya bisa menilai karakter mereka berdasarkan ulasan-ulasan pribadi mereka secara online.

Anda Mungkin Tidak Menerima Uang Sebanyak Yang Anda Pikirkan

Bagi pemilik properti, penyewa tradisionalpada umumnya cenderungmemiliki kondisi finansial yang lebih stabil daripada tamu AirBnBkarena mereka harusmenandatangani kontrak sewayang mewajibkan penyewa untuk membayar biaya sewa secara tepat waktu serta menyerahkan biaya obligasi (bond)untuk menutupi kerugian yang mungkin akan disebabkan oleh mereka saat menempati properti tersebut.

Sebaliknya, AirBnB tidak menerapkan kewajiban yang sama seperti agen properti bagi para tamunya. Saat tamu meninggalkan properti tersebut, tanggung jawab untuk mempertahankan kondisi awal bukanlah tanggungan mereka.

Ditambah lagi, jika tamu meninggalkan ulasan tentang pengalaman buruk yang mereka alami di rumah AirBnB, hal itu dapat secara langsung mempengaruhi tamu lain untuk tidak menyewa di tempat tersebut yang akan berhujung pada hilangnya potensi pendapatan.

Ada juga waktu yang perlu diluangkan untuk membersihkan dan merawat properti untuk para tamu. Hal yang mungkin lebih sulitdilakukan bagi pemilik propertiyang memiliki pekerjaan tetap atau keluarga. Oleh karena itu mereka harus mengeluarkan biaya ekstra untuk layanan pembersihan dan juga perawatan.

Kerusakan Properti

Meskipun AirBnb menyediakan ‘Jaminan Pemilik Rumah’ hingga 1 juta dollar, peraturan yang tercetak menyatakan bahwa jaminan ini tidak melindungi terhadap hasil pemakaian atau kerusakan yang wajar dan bukti kerusakan (sebelum dan sesudah) diperlukan sebelum mengajukan keluhan.

Misalnya, jika seseorang merusak meja dapur dan Anda tidak memiliki bukti bahwa kerusakan itu tidak ada sebelum mereka menempati properti Anda, kemungkinan besar Anda tidak bisa menagih kerusakan tersebut karena proses untuk membuktikannya dapat mengakibatkan biaya yang cukup besar atau tidak setara dari biaya kerusakan itu sendiri.

Pada akhirnya, apa yang AirBnB tidak tawarkan adalah ketenangan pikiran sehari-hari yang hanya dapat diatasi dengan bantuan dari property manager.Jika ada masalah maintenanceatau kerusakan, property manageradalah titik komunikasidi antara penyewa dan pemilik.

Tak dapat dipungkiri bahwa AirBntetap merupakan alternatif yang fantastis untuk akomodasi jangka pendek dengan sistemyang menawarkan rumah orang lain sebagai tempat tinggal sementara bagiwisatawan; namun dari perspektif investasi properti, mengelola properti adalah proses yang memakan waktu dengan banyak elemen dan regulasi yang terlibat. Tentunya pemilik properti dapat menghemat uang di muka dengan AirBnb, namun pengalaman dan layanan dari property managersangat berharga. Mereka menawarkan ketenangan pikiran bahwa properti Anda diurus dengan baik dan memberikan Anda lebih banyak waktu untuk fokus pada aspek-aspek lain yang penting dalam kehidupan.

 

 

 

Alain Warisadi,
CEA (REIV), CA (MFAA), TAA, CIT (M), CPS (RE), Dipl FMBM, B. Ec (Fin), FIML
Property Writer/ Property Consultant
Finance Consultant (Mortgage Broker)
Licensed Estate Agent
Harvard University Scholar
(e.) [email protected]

Tanya Tjahjosarwono, B.Bus (MKT), M. ADV MKT.
Co-property Writer
Marketing Communications Officer
(e.) [email protected]

 

 

 

Artikel ini ditulis berdasarkan wawancara langsung dengan Ivan Tandyo, co-founder Xynergy Realty, agen properti berbasis di Melbourne.

Informasi di atas adalah panduan dan gambaran umum dalam bidang investasi properti, dan tidak untuk digunakan secara generalisasi. Xynergy Realty memberikan konsultasi individual untuk wealth creation strategy, property investment, property managementdan home/ commercial loanyang khusus didedikasikan bagi calon investor dan pembeli properti. Xynergy Realty tidak bekerja sama dalam bentuk apapun dengan perusahan-perusahaan/ brandbrandyang disebutkan dalam artikel di atas. Xynergy Realty tidak bertanggung jawab atas kehilangan, kerugian yang pembaca derita dalam bentuk apapun.