Salam manis untuk para pembaca setia BUSET! Kami harap Anda semua menikmati libur Paskah yang panjang beberapa pekan lalu. Untuk edisi bulan ini, seperti biasa kami akan membawa beberapa update di dunia properti Australia, khususnya untuk daerah Melbourne dan Sydney.

Volalitas pasar properti Australia merupakan sebuah berita yang selalu menarik untuk diperbincangkan. Banyak pelaku pasar mulai melakukan persiapan-persiapan untuk mengantisiapasi kondisi pasar yang terus berubah tanpa kontrol secara pasti. Tingginya hasil tingkat lelang (clearance auction rate) di atas 70% di beberapa bulan terakhir telah memacu peningkatan harga di Victoria.

Berdasarkan data yang kami kumpulkan dari RPData, Index Nilai Rumah hingga bulan Maret naik sebesar 3% di Sydney, sedangkan Melbourne hanya mengalami kenaikan sebesar 0.6%. Tim Lawless, Ketua Riset RPData, mengatakan bahwa naiknya tingkat pertumbuhan ini cukup mengesankan dibandingkan dengan ibukota bagian Australia lainnya (Perth, Hobart dan Darwin) yang mengalami kesulitan dalam menyesuaikan inflasi harga konsumen. Dimana tingkat inflasi tahunan telah berada pada kisaran 2.5% hingga 3% yang disebabkan peningkatan biaya hidup dasar seperti komoditas, energi dan tempat tinggal.

Harga rumah median di Sydney dikurun waktu ini sudah mencapai $690,000 diikuti dengan Melbourne dengan harga rumah median tertinggi kedua, yaitu $518,000. Naiknya harga di pasar properti ini sebagian besar disebabkan oleh penurunan suku bunga oleh Reserve Bank of Australia (RBA) menjadi 2,25% beberapa bulan lalu. Berdasarkan pengamatan beberapa pakar properti, investor properti asing adalah penggerak utama di pasar properti Sydney. Dengan rendahnya tingkat pendapatan obligasi (di bawah 3%) untuk dua puluh tahun terakhir ini. Maka itu, harga properti di Sydney diperkirakan akan terus meningkat yang disebabkan oleh arus transaksi oleh investor asing khususnya dari Tiongkok. Sydney juga memiliki tingkat pertumbuhan sewa tertinggi (rental yield) di Australia sebesar 3,3%.

March Home Price Data

Sementara itu RBA juga telah memperingati pasar properti Melbourne dengan informasi jumlah apartemen di kota ini akan melewati tingkat kebutuhan dalam waktu dekat, khusunya di bagian inner-city. Hal ini diindikasikan dengan pasar sewa di Melbourne yang terlihat cukup lemah melalui tingkat vacancy rate yang tinggi dan pertumbuhan sewa yang melambat. Di kurun waktu ini, pendapatan sewa dari apartemen hanya mencapai 4,1% sedangkan pendapatan sewa rumah hanya 3,2%. Bilangan ini belum termasuk biaya suku bunga, pajak, biaya properti manajemen dan unsur biaya perawatan lainnya.

Meskipun berita tersebut terdengar cukup tidak menyenangkan bagi para investor, hal ini mungkin menjadi berita yang relatif positif bagi para penyewa properti yang dikarenakan turunnya harga sewa yang akan mereka tanggung.

RBA memperkirakan bahwa masih akan ada banyak proyek-proyek properti baru, khususnya apartemen dikarenakan oleh permintaan dari pelajar asing yang berkesinambungan.

More generally throughout Australia, the RBA singled out negative gearing and interest-only loans as a potential cause of a house price correction”.

Perubahan-perubahan kondisi variabel ekonomi seperti terpapar di atas, bukanlah sebuah ilustrasi atau hambatan untuk melakukan investasi di properti. Tetap berdasarkan pada hukum ekonomi yang berasumsi bahwa semua pelaku pasar berperilaku rasional, maka perencanaan investasi yang tepat dan pemilihan properti yang baik adalah langkah untuk meminimalisasi risiko atas investasi.

 

Alain M Warisadi,
CEA (REIV), CA (MFAA), TAA, CIT (M), CPS (RE), Dipl FMBM, B. Ec (Fin)
Property Writer/ Property Consultant
Finance Consultant (Mortgage Broker)
Licensed Estate Agent
Harvard University Scholar
(e.) [email protected]

Tanya Tjahjosarwono, B.Bus (Mkt)
Co-property Writer
Marketing Communications Manager
Candidate of Master of Adv. Marketing (Monash University)
(e.) [email protected]

 

sumber: The Australian, Property Observer, RPData, 2015.

 

[alert color=”C2BDAF” icon=”59141″]Informasi di atas adalah panduan dan gambaran umum dalam bidang investasi properti, dan tidak untuk digunakan secara generalisasi. Xynergy Realty Group memberikan konsultasi individual untuk wealth creation strategy, property investment, property management dan home/ commercial loan yang khusus didedikasikan bagi calon investor dan pembeli properti. Anda mungkin tidak mau kehilangan kesempatan untuk memperoleh imbal hasil yang optimal melalui perubahan pasar yang tidak Anda prediksikan sebelumnya. Hubungi kami di 1300 884 168 untuk perencanaan investasi properti dan pemilihan properti terbaik, yang sesuai dengan perencanaan yang Anda inginkan. Don’t be regular, get Xynergy! [/alert]