[alert color=”C24000″ icon=”59172″]248 Clarendon Street South Melbourne[/alert]
[alert color=”C24000″ icon=”10003″]Buka setiap hari pk. 12:30 – 21:00 kecuali Selasa [/alert]

Siapa yang tidak tahu kenikmatan Ayam Penyet Ria yang sudah terkenal di Indonesia dan beberapa negara lainnya? Dengan sejarah yang unik dan resep yang sudah turun menurun di dalam keluarga Ibu Ruth, sang pemilik dan pencetus Ayam Ria, rumah makan ini jelas tidak boleh dilewatkan oleh lidah yang doyan makan makanan sedap khas Indonesia.

Pertama kali dibuka di tahun 1998 oleh Ibu Ruth asal Surabaya yang baru saja pindah ke Batam bersama kelima anaknya, Ayam Penyet Ria berdiri dengan bentuk warung emperan. Walau hanya warung kecil, pengunjung Ayam Penyet Ria sangatlah ramai oleh karena sedapnya menu yang disiapkan secara langsung oleh Ibu Ruth.

Tidak butuh waktu yang lama hingga akhirnya Ayam Penyet Ria berevolusi menjadi usaha waralaba yang tersebar di seluruh pelosok Indonesia, bahkan di beberapa negara tetangga. Rahasia dari keberhasilan ini tidak segan-segan diberitahukan Ibu Ruth kepada semua orang yang kagum dengan usahanya, yaitu berdoa dan berdoa.

Nama Ayam Penyet Ria sendiri dipakai karena Ibu Ruth merasa bahwa sesuatu itu akan lebih enak kalau dipenyet dulu, seperti di dalam kehidupan, seseorang harus mengalami kesusahan dulu sebelum berhasil. Sedangkan kata ‘Ria’ bermaksudkan menunjukkan sikap Ibu Ruth yang selalu bersuka ria saat memasak, yang sebenarnya merupakan hobinya sejak dulu.

Ayam Penyet Ria boleh dibilang pertama dibuka di Benua Australia, namun merupakan yang ke-103 di dunia. Ya, Ayam Penyet Ria baru dibuka secara resmi Mei silam dengan mengambil lokasi strategis di 248 Clarendon St, South Melbourne, Victoria. Menu yang disediakan pun cukup beragam dan tentu saja halal hingga dapat dinikmati oleh semua kalangan.

Ayam Penyet dan Iga Penyet merupakan salah dua diantara menu lain yang selalu dicari-cari oleh pengunjung. Walaupun luarnya gurih dan garing, daging ayam dan sapinya begitu lembut dan empuk saat dimakan. Hal ini bisa terjadi karena daging tersebut telah direbus secara khusus perlahan-lahan dalam waktu yang lama. Rempah-rempah yang digunakan Ibu Ruth sebagai bumbu juga meresap ke daging sampai ke dalam, hingga rasanya dapat dinikmati sampai gigitan terakhir. Menu ini juga dilengkapi dengan tahu, tempe dan lalapan yang selalu ngangenin. Belum lagi ditambah dengan sambal khas Ayam Penyet Ria yang begitu pedas dan gurih, dan kremes yang selalu dirasa tidak pernah cukup oleh pengunjung. Kedua menu khas ini memang pilihan nomor satu di Ayam Penyet Ria.

Selain itu ada juga Soto Ayam yang rasanya sulit untuk ditandingi oleh tempat makan lain. Isinya beragam dan lengkap. Ada tauge dan kol yang gurih; daging ayam yang lembut yang dipotong dengan ukuran pas untuk satu lahapan; soun yang kenyal; telur dan kremes yang makin membuat santapan ini sedap.

Jika ingin mencari jenis soto lain, Ayam Penyet Ria juga menyediakan menu barunya, yaitu Soto Betawi. Sesuai dengan ekspetasi terhadap rasa soto betawi yang begitu khas, para pelanggan tidak akan merasa kecewa. Santen yang digunakan terasa kuat dan daging sapi didalamnya yang telah dibumbui rempah bisa memanjakan lidah para pengunjung. Selain itu juga ada tomat yang menambahkan kesegaran dalam santapan ini.

Bila masih belum puas juga dengan makanan di atas, Gado-Gado mungkin bisa memuaskan kerinduan para pengunjung terhadap Indonesia. Bumbu kacang yang manis dituang sampai menutupi tahu dan tempe goreng yang begitu gurih. Sayur-sayur yang disajikan terasa segar dan garing, dan bawang goreng di atas semuanya menambahkan kesedapan di dalam mulut.

Masih banyak menu yang tidak kalah mantapnya di Ayam Penyet Ria dengan harga yang sangat terjangkau. Tidak perlu lagi mencari-cari ketempat lain untuk mencicipi kenikmatan khas makanan Indonesia, sebab Ayam Penyet Ria akan memuaskan semua kerinduan pelanggan.