Bambang Reguna Bukit, atau yang biasa disapa Bams, ditemui saat sedang honeymoon di Melbourne dengan istrinya. Mantan vokalis band Samsons ini menikah dengan Mikhavita Wijaya pada Januari lalu, tetapi karena jadwalnya yang padat dan sempat mengalami cedera, maka baru sekarang ia sempat berlibur kesini. “Iya gara-gara gue main basket beberapa waktu lalu, gue sempet cedera juga, jadi bulan madu-nya tertunda,” ujar Bams saat ditanya BUSET.

Bams yang bulan Desember lalu mengeluarkan album-terlepas dari Samsons-yang berjudul Terbebas Terlepas mengakui bahwa ia memang tidak mempromosikannya secara besar-besaran, karena ia hanya menjalankan passion-nya dalam dunia musik dan tidak berorientasikan uang dan ketenaran. Ia juga mengaku bahwa setelah album itu keluar, ia meminta cuti untuk menikahi Mikha.

Tetapi kenyataannya memang sudah lama Bams tidak lagi bersama band yang melambungkan namanya itu. Ia mulai vakum dari dunia musik pada tahun 2012, dan mundur dari Samsons, karena ia merasa bahwa bermain musik dengan mereka sudah tidak lagi mengalir. “Temenan sih masih, tapi kalau musik udah nggak bisa nyambung,” jelas pria yang mulai masuk ke usia 31 tahun pada 16 Juni ini.

Selama ini tidak sedikit juga orang-orang yang telah memintanya untuk reuni dengan Samsons di atas panggung. Ia mengaku pihaknya tidak menutup kemungkinan itu, tetapi sayangnya kalau untuk membuat album bareng lagi, ia merasa sudah tidak mungkin.

Salah satu hal yang ia lakukan setelah mundur dari Samsons adalah bergabung dengan GMB (Giving My Best), sebuah grup band rohani yang masih berjalan sampai sekarang. “Gue hanya melayani,” jawabnya setelah ditanya seberapa dalamnya arti dari lagu-lagu yang ia ikut nyanyikan.

Calon ayah dari bayi yang dikandung Mikha ini juga mengaku bahwa dirinya termasuk orang yang introvert dan tertutup, dan tidak pernah terlalu intimate dengan para penggemarnya, maka bisa dikatakan ia tidak rindu pada ketenarannya saat ia masih bersama-sama dengan Samsons. Justru yang dia rindukan adalah saat-saat menjalani tur di Indonesia, perjalanan dari kota ke kota untuk manggung bersama.

Sekarang ini kegiatan Bams lebih dipenuhi dengan menjalankan usahanya yaitu sebuah hotel di Bali, toko furniture dan juga gym yang menjalankan kegiatan Bikram Yoga. Selain itu, ia juga senang melakukan hobinya, yakni berolah raga dan melihat art, terutama film. “Sejak datang ke Melbourne, gue udah nonton tiga film. Gue seneng banget nonton film!” Katanya girang.

Di tengah segudang kesibukannya, ia selalu menyempatkan waktu untuk istrinya. Ia merasa bahwa karena sudah berpacaran setahun dan untuk sekarang ini masih berdua – paling tidak hingga sang bayi lahir di sekitar bulan Oktober – menurut pria kelahiran Ottawa, Kanada ini, perkawinannya masih dalam masa-masa bulan madu.

Saat ditanya tentang keputusannya menikahi Mikha, tanpa berpikir panjang Bams menjawab, “she completes me. Yang gue nggak bisa, dia bisa. Begitu juga sebaliknya.” Ia merasa bahwa walaupun pribadi mereka berbeda, tetapi prinsip hidup mereka sama. Dan itulah yang paling penting dari perkawinan mereka. “Justru karena beda jadi lebih berbumbu,” jelasnya.

Dunia Politik bagi Bams

Dalam keramaian pemilihan partai politik tahun ini, BUSET ingin tahu apakah Bams pernah berpikiran untuk bergabung dengan salah satu partai tersebut. Tetapi menurut dia, ia tidak pernah berpikiran untuk ikut. Ia menganggap dirinya sebagai musisi. Bams tidak mau hanya dianggap sebagai pion. “Kalau gue mau gabung dengan apa-apa, gue musti mastiin kalau gue bakal kasih kontribusi.” Sebuah prinsip yang sederhana namun sangat penting.

Itu juga yang menjelaskan kenapa ia tidak pernah mengikuti jejak ayah tirinya, Hotma Sitompul, untuk menjadi pengacara. Menurutnya, lebih baik sang ayah memilih orang yang lebih mengerti bidang itu dibanding memilih dirinya karena passion Bams tetap berada dalam musik.

Untuk kemungkinannya dalam mengeluarkan album baru, ia merasa waktu yang tepat adalah setelah bulan puasa dan pemilihan presiden dengan harapan albumnya bisa mendapat perhatian yang cukup dari masyarakat.

sasha/foto: rr