Di Bulan Juni ini mahasiswa akan dipertemukan kembali dengan hal yang akan selalu menegangkan setiap akhir semester. Apalagi kalau bukan ujian atau berbagai macam tes yang diselenggarakan setiap universitas. Tentunya, ini tidaklah mudah. Rupanya PPIA Victoria melihat kebutuhan untuk rehat sejenak sebelum menghadapi masa serius. Ya, pada pertengahan Mei silam, PPIA Victoria telah berhasil menyelenggarakan acara tahunan mereka bertajuk ‘Victoria Cup 2018: Inspirit’. Bertempat di Monash Sport Hall Clayton, acara yang berlangsung dari pukul 8 pagi hingga 7 malam tersebut berlangsung sportif dan meriah.

Juara I basket – Tim RMIT University
Harry Utomo, Ricky Satyadi Techrisna, Dafflin Harrison Hansen, Kennardi Sebastian, Eddy Tjandra, Davin Saib, Samuel Prathama Himawan, Abdurrahman Faris, Bobby Subagyo Putro, Reinaldy Mokaliran

Tidak beda dari tahun-tahun sebelumnya, Victoria Cup 2018kembali mempertandingkan tiga cabang olahraga, yakni basket, badminton (ganda campuran dan ganda pria) dan futsal. Antusias baik dari peserta dan pendukung terbilang cukup tinggi. Tercatat sejumlah 200 peserta turut berpartisipasi pada tahun ini, termasuk didalamnya adalah 10 tim basket dan 8 tim futsal. Sedangkan cabang badminton diikuti 9 tim. Selain para olaragawan yang terbilang cukup kompetitif, para pendukung pun tak kalah semangat dalam memberikan seruan-seruan lantang kepada masing-masing jagoan mereka.

Juara II basket – Tim Monash University A
Richard Owen, Kevin Reynaldo Yonathan, Michael Andianto, Joshua Winson, Steve Dee Francin, Rayhan Risyad, Kevin Kurniawan, Aditara Madjid, Hans Anastasius

Buset sempat berbincang dengan Harry Utomo selaku Ketua Acara Victoria Cup 2018yang mengatakan tema tahun ini terinspirasi dari pengalamannya bermain basket. “Tema kita tahun ini adalah ‘Inspirit’ yang artinya adalah to give courage to others, to empower them, yang simply untuk memotivasi kita terus dalam berolahraga. Hal ini saya ambil karena mengingatkan saya kepada memori saya dahulu yang ketika bermain basket, ada momen-momen tertentu yang membuat saya ingin terus bermain basket dan berolahraga lainnya. Seperti, motivasi dari coach, semangat dari teman, atau ketinggalan score, ketika free throw, dapat found, ketika berhasil memasukkan bola, dan masih banyak hal lain. Momen inilah yang membuat saya tetap semangat, energetik, dan beradrenalin,” ujarnya. Harry juga mengungkapkan harapannya agar para peserta yang berpartisipasi dalam Victoria Cup 2018 dapat terus bermain dan berolahraga dengan baik.

Juara III basket – Tim Melbourne University
Randy Prathama, Don Joshua, Rafi Biagi Sjarif, Steven Prawidjaja, Richard Aldrich Siem, Daffa Wardhana, Kenley Kolosidhi, Doinus Hilarius Hot Girsang,Jeremy Amos Elisa, Nikolas

Persiapan Victoria Cup 2018 sendiri terbilang cukup lama. Harry yang sudah terlibat di acara yang sama tahun sebelumnya, berkaca dengan pengalaman. “Mulai dari booking venuehingga mempersiapkan semua barang yang akan dibutuhkan, sudah dari jauh-jauh hari kami persiapkan semuanya,” tutur mahasiswa semester akhir jurusanBachelor of Computer Science RMIT University ini.

Kedepannya, Harry berharap mahasiwa Indonesia yang ada di Melbourne dapat menjaga tali silaturahmi dan persahabatan antar sesama. “Ini sudah menjadi tradisi di Melbourne, saya harap tradisi ini bisa dijaga untuk kedepannya,” tutup Harry.

Juara I futsal – Tim Monash Univesity A
Muhammad Alwi Uswananda Wijaya, Adam Bahfen, Ngurah Erlangga Linggih, Ikra Putra, Delson Soekamto, Haekal Irsananda, Raihan Akil, Dax Gifano Oenardi

Hasil pertandingan pun akhirnya masuk ke redaksi BUSET sesaat usai pertandingan. Tim basket dari RMIT University berhasil menyabet juara pertama, disusul dengan tim Monash University A dan tim Melbourne University A di posisi kedua dan ketiga.

Juara II futsal – Tim RMIT University B
Divyo, Krisna (Swinburne), Evans (Monash), Andrew, Audie, Kevin, Kenny

Monash Univesity A berhasil membawa piala juara pertama untuk cabang olahraga futsal. Titel juara II dan III diduduki oleh tim RMIT University B dan Deakin University B.

Juara III futsal – Tim Deakin University B
Cassidy Deandra Padma, Khalid Naim, Muhammad Nur Farih, Kenny Kurniawan Lauw, Gilang Zofpan Tizar, Randitia Putrabagus, Michael Hartanto,Alvin Chandra, Ronald Sadha

Dan pada badminton, nama Brian Wongso dari Deakin University dan Pieter Tandu dari Melbourne University muncul sebagai pemenang kategori ganda pria. Juara kategori ganda campuran berhasil diraih oleh Stanley dan Vanessa dari Melbourne University.

Selamat untuk para pemenang! Sampai jumpa di Victoria Cup tahun depan ya!

***

 

 

 

APA KATA MEREKA

 

Khansa Kauthar
Bachelor of Aviation Swinburne Univesity

Acaranya seru banget, penontonnnya banyak, walaupun tidak banyak pemain putri, tapi tetap seru. Aku awalnya diajak oleh teman untuk dukung tim basketnya dia, dan ternyata tidak menyesal untuk datang karena ternyata menyenangkan. Semoga kedepannya pemainnya bisa lebih semangat agar bisa menyalurkan rasa semangat ke penonton, dan bisa jadi lebih seru lagi nonton pertandingannya!

 

Clara Jeanifer
Bachelor of Biomedicine Melbourne University

Saya bersyukur sebagai panitia, tahun ini lebih banyak pemainnya. Tahun ini, kita bisa menggapai semua target dengan baik, lebih prepare, dan lebih teratur semuanya. Dan semoga, apapun yang terjadi di Victoria Cuptahun lalu bisa diperbaiki di tahun ini. Semua kepositifan yang terjadi di tahun lalu juga bisa dijadikan encouragement di tahun ini, dan kita berharap juga semua pemain bisa puas dengan semua peraturan dan hadiah yang telah kita siapkan.

 

Alwi Wijaya
Bachelor of Business Monash University

Saya mewakili salah satu tim dari Monash University di cabang olahraga futsal. Kebetulan Monash mengirimkan 3 tim futsal dan 2 tim basket. Sejauh ini menurut saya acaranya seru, dan acaranya dari dulu bisa membuat semua mahasiswa yang ada di Melbourne bisa datang dan berkumpul kembali. Dan rata-rata yang saya tahu, pemain yang ikut bergabung tahun ini sangat semangat lantaran bisa membawa nama universitas masing-masing dengan proud kan. Itu merupakan kebanggaan tersendiri saja bagi masing-masing individu.

Kedepannya, keep it up saja, terus adain acara ini, apalagi rundown-nya panitia berhasil menyusunnya dengan jelas terkait jamnya, semua tepat waktu. Dan ada bagusnya bisa ditambah lagi cabang olahraganya, lebih variatif, seperti berenang.

 

 

 

Alifia
Foto: PPIA VIC