BIANG KEROK FENG SHUI

Halo apa kabar Pak Suhana ? Saya mau tanya-tanya dong karir saya di tahun ini apakah baik ? Kesehatan juga.”

Demikian bunyi salah satu pertanyaan yang masuk suatu malam. Pertanyaan singkat tapi padat dari seseorang yang belum pernah kenal, ketemu, apalagi saya analisa. Paling-paling saya bisa lihat profile picture si penanya. Itu saja.

Pertanyaan yang mungkin dianggap wajar diajukan ke seorang praktisi feng shui. Tetapi sekaligus juga mengilustrasikan masih kacau dan salahnya pemahaman akan apa itu feng shui. Feng shui yang objektif berlogika dan proporsional bukan atau beda dengan metode beraroma mistis / bernuansa gaib, dimana cukup sebut nama atau lihat foto lantas bisa diketahui karir, hoki, kesehatan dan bejibun info mengenai yang bersangkutan.

Mengaplikasikan feng shui secara objektif memakai logika dan dalam porsi yang proporsional tidaklah lantas kita bisa mengetahui ada langit-langit bekas bocor, lampu di kamar tidur mati, pagar besi warna cokelat, hanya dengan membaca / mendengar alamat suatu bangunan.

Guna mendapatkan informasi yang akurat serta detail, maka analisa harus dilakukan. Pertanyaan mengenai individu, analisa ba zi perlu dilakukan terlebih dulu. Jika yang ditanyakan soal bangunan, analisa feng shui kudu digelar terlebih dulu. Berdasarkan analisa tersebut, baru kita bisa “bercerita” komplit mengenai hal-hal yang ditanyakan. Jadi semuanya ada dasar dan acuannya, bukan hanya mendapatkan jawaban yang asal.

Jujur omong, kalau ada praktisi feng shui yang metode kerjanya seperti di atas, artinya yang bersangkutan mungkin hanya memakai jubah feng shui padahal sebenarnya bukan praktisi feng shui, atau yang bersangkutan sedang mempraktekan keahlian non feng shui nya.

Tak dipungkiri, hingga sekarang masih banyak praktisi yang mencampur-adukkan feng shui dengan terawangan dan keahlian sejenisnya. Sah-sah saja dan adalah pilihan pribadi. Tetapi tanpa jujur menjelaskan dan mengedukasi ke klien mengenai metode yang dipraktekkannya, secara sadar atau tidak, praktisi tersebut ikut jadi biang kerok akan kesalahpahaman dan misinformasi mengenai feng shui.

Karena saya mempraktekkan feng shui yang objektif, berlogika dan proporsional maka tidak bisa mengomentari pertanyaan di atas. Mohon maaf dan pengertian dari si penanya. Harap maklum!

 

Suhana Lim
Certified Feng Shui Practitioner
www.suhanalimfengshui.com
0422 212 567 / [email protected]