Pentingnya kesehatan mental seringkali diabaikan dalam kehidupan sehari-hari karena sifatnya yang tak kasat mata. Di Indonesia sendiri, konsep penyakit atau gangguan mental masih dianggap tabu bahkan dipandang sebelah mata. Tidak jarang orang yang mengalami penyakit mental malah disangka “gila”. Sayangnya, yang luput disadari adalah betapa konotasi-konotasi buruk seperti itu sesungguhnya berdampak lebih besar daripada yang terlihat. Banyak masyarakat terutama remaja yang tidak mempunyai sumber daya seperti dukungan moral dan juga keuangan menjadi sungkan dan takut untuk merujuk ke profesional seperti psikolog atau ahli psikiater karena anggapan-anggapan sempit pada lingkungan sosial tersebut.

Padahal, kesehatan mental dan fisik berjalan beriringan dan sangat dapat mempengaruhi satu sama lain. Kesehatan jasmani dan rohani  selalu berkaitan dan pada akhirnya akan menentukan produktivitas dan kemajuan suatu individu dan kontribusinya kepada kehidupan sosial sehari-hari.

Maka dari itu, kesadaran dan pengetahuan akan kesehatan mental sangatlah penting untuk kita semua. Kesadaran yang besar akan mendorong advokasi-advokasi ke depannya baik dari masyarakat maupun pemerintah untuk membantu masyarakat menghindari dan menanggulangi penyakit mental untuk kebaikan bersama.

Para Perantau Rentan Stres Berlebih

Pada akhir Agustus lalu, Buset diundang oleh Mental Health Foundation Australia (MHFA), organisasi non-profit kesehatan mental pertama di Victoria yang telah berdiri sejak 1930 untuk turut membantu menggaungkan pentingnya kesehatan mental. Dengan slogannya “Better Mental Health for All”, misi utama MHFA adalah untuk menyediakan dukungan, sumber daya, dan edukasi mengenai kesehatan mental bagi seluruh masyarakat di Australia.

Emeritus Prof Bruce Tonge

Fungsi organisasi yang ditujukan untuk seluruh masyarakat di Australia merupakan hal yang paling ditekankan oleh mereka. Tidak hanya untuk kalangan tertentu, MHFA berjalan untuk semua kalangan masyarakat lain di Australia, ini berarti termasuk masyarakat suku Aborigin, masyarakat imigran, serta refugee yang datang ke Australia.

Kita sebagai masyarakat Indonesia yang datang ke Australia sebagai imigran ternyata mempunyai risiko yang lebih besar untuk mendapatkan bibit penyakit mental dikarenakan pengalaman imigrasi dan proses adaptasi yang dapat menimbulkan stres, lho. “Migrasi dapat menjadi pengalaman yang sangat stressful, walaupun tidak semua imigran akan merasakan dan menjalani stres tersebut dengan cara yang sama. Respon individu terhadap stres tersebut dapat dipengaruhi oleh beberapa faktor personal, sosial, dan budaya, yang dapat ditangani oleh hubungan, dukungan sosial, dan penyesuaian budaya yang baik,” ujar Jim Goodin selaku chairperson MHFA.

Sayangnya, dana yang disediakan untuk kesehatan mental di Victoria masih sangat rendah dengan alokasi yang juga belum merata. Hal itu menyebabkan pelayanan yang diberikan lebih berorientasi penanggulangan dan bukan penghindaran, yang mana lebih memakan biaya tinggi.

Contohnya, masyarakat imigran dengan kemampuan berbahasa Inggris yang kurang akan mengalami kesulitan untuk mencari profesional yang dapat membantu kondisi mental mereka dalam bahasa mereka. Maka, masalah stres akan lebih mudah diatasi jika imigran diberikan layanan yang lebih baik dengan pengadaan layanan berorientasi mental saat pertama datang ke Australia supaya mereka merasa nyaman dan diterima dari sejak awal, dimana hal itu setidaknya akan membantu mengurangi tekanan yang mereka alami.

Mari Berpartisipasi dalam Bulan Kesehatan Mental Victoria

Dengan segala problem dan tentu harapan terkait kesehatan mental, MHFA mengajak kita semua untuk berpartisipasi dalam Victorian Mental Health Month yang akan berlangsung dari 7 Oktober hingga 6 November tahun ini. Diharapkan lewat acara ini  dapat mengajak lima juta masyarakat Victoria untuk meningkatkan kesadaran mengenai pentingnya kesehatan mental.

Jim Goodin selaku chairperson MHFA membeberkan bahwa kesehatan mental kian dibutuhkan

Victorian Mental Health Month ini dirangkai dalam forum dan konferensi seperti Youth Mental Health Wellbeing Conference atau jamuan makan malam pada Multicultural Gala Dinner. Tak hanya itu, acara Walk for Mental Health dan acara-acara musik yang menghibur juga akan diadakan selama satu bulan penuh di seluruh Victoria untuk memobilisasikan kesadaran kesehatan mental di sini.

Dengan kesadaran kesehatan mental di masyarakat diharapkan dapat melahirkan dan menggerakkan sistem yang terorganisir baik dari komunitas masyarakat maupun dukungan dari pemerintah untuk  sama-sama meningkatkan awareness terhadap kesehatan mental bagi seluruh masyarakat di Victoria.

 

Untuk informasi mengenai acara-acara pada Victorian Mental Health Month dari MHFA, dapat ditemukan di akun Facebook MHFA
atau kunjungi situs www.mhfa.org.au

 

Asa