Selamat datang di Australia, negara terluas keenam di seluruh dunia dengan tingkat kemakmuran yang termasuk tinggi, dan dilengkapi dengan lembaga pendidikan bertaraf internasional, mode transportasi kualitas papan atas, dan masyarakat dari beragam latar belakang, bahkan mencapai sekitar 200 bangsa berbeda.

Salah satu kotanya, yaitu Melbourne, dikenal sebagai salah satu kota paling multikultural di dunia. Pada tahun 2013, tercatat bahwa 38% penduduknya lahir di negara lain, yang berarti memang tidak sedikit jumlah pendatang yang betah tinggal di kota “empat musim dalam sehari” ini. Banyak di antaranya malah memutuskan untuk menjadi warga tetap.

Melalui ilustrasi tersebut, berita baiknya adalah berarti, kalian yang memutuskan untuk tinggal dan baru saja menginjakkan kaki di Negeri Kangguru ini pasti akan mampu bertahan layaknya para pendatang lainnya.

Dan meskipun masa adaptasi di beberapa bulan pertama akan terasa sulit, jangan khawatir, karena BUSET edisi kali ini telah hadir dengan informasi dan beragam tips berguna, mulai dari komunikasi hingga nomor darurat yang akan membantu kalian selama berada di Australia. Yuk, kita simak bersama.

LAPOR DIRI

Sebelum memulai petualangan di Australia, jangan lupa untuk mengunjungi Kedutaan Besar atau Konsulat Jenderal Republik Indonesia untuk “lapor diri”, yaitu memberikan data diri yang berupa nama, periode dan maksud kunjungan, serta alamat dan nomor telepon yang dapat dihubungi.

BUSET-info-survival-guide-1-lapor-diriKetentuan “lapor diri” ini diatur dalam UU No. 23 tahun 2006 tentang Administrasi Kependudukan, bagi yang hendak tinggal lebih dari satu bulan di negara yang dikunjungi:

“Setiap WNI yang berada di luar negeri baik dalam rangka kunjungan sementara atau menetap di luar negeri wajib diri kepada Perwakilan RI terdekat. Sanksi bagi WNI tidak melaporkan diri sesuai pasal 89 UU nomor 23 tahun 2006 adalah denda administratif maksimal Rp 1.000.000 (satu juta rupiah)”.

Tujuan dari hal ini, selain untuk melakukan pendataan WNI, sesungguhnya adalah sekaligus untuk menjalankan fungsi protecting alias perlindungan bila terjadi hal-hal yang tidak diinginkan atau situasi darurat seperti bencana alam, serangan teroris, atau perang.

Untuk “lapor diri”, ada beberapa dokumen penunjang yang menjadi syarat pelaporan, meliputi:

  • Paspor asli dan fotokopi paspor
  • Fotokopi visa/ijin masuk ke Australia yang masih berlaku
  • 1 (satu) lembar pasfoto ukuran 4×6
  • Mengisi formulir permohonan Lapor Diri
  • Bukti alamat tempat tinggal, seperti SIM lokal (driving license), bank statement, atau rekening listrik, air, dan gas (billing statement)

PERWAKILAN RI DI AUSTRALIA 

BUSET-info-survival-guide-1-lapor-diri-konjen

CANBERRA
Embassy of The Republic of Indonesia in Australia (KBRI Canberra)

Alamat:                    8 Darwin Avenue Yarralumla A.C.T. 2600, Canberra
No. telepon:             +61 2 6250 8600
Email:                      [email protected]
Situs:                       http://www.kemlu.go.id/canberra/

NEW SOUTH WALES, QUEENSLAND, DAN SOUTH AUSTRALIA
Consulate General of The Republic of Indonesia in Sydney(KJRI Sydney)

Alamat:                     236-238 Maroubra Rd, Maroubra NSW 2035
No.telepon:               +61 2 8347 6881
Email:                       [email protected]
Situs:                        www.kemlu.go.id/sydney/

NORTHERN TERRITORY (DARWIN)
Consulate of the Republic of Indonesia in Darwin (KRI Darwin)

Alamat:                     20 Harry Chan Avenue, Darwin N.T. 0800
No. telepon:              +61 8 8943 0200
Email:                       [email protected]
Situs:                        www.kemlu.go.id/darwin/

VICTORIA DAN TASMANIA
Consulate General of The Republic of Indonesia in Melbourne (KJRI Melbourne)

Alamat:                     72 Queens Rd, Melbourne VIC 3004
No. telepon:              +61 3 9525 2755
Email:                        [email protected]
Situs:                         www.kemlu.go.id/melbourne/

WESTERN AUSTRALIA, COCOS, DAN CHRISTMAS ISLAND
Consulate General of The Republic of Indonesia in Perth (KJRI Perth)

Alamat:                     134 Adelaide Terrace, East Perth WA 6004
No. telepon:              +61 8 9221 5858
Email:                       [email protected]
Situs:                        www.kemlu.go.id/perth


KOMUNIKASI

BUSET-info-survival-guide-2-komunikasiSesaat setelah tiba di Australia, pada umumnya kita ingin mengabari keluarga ataupun teman-teman kita yang ada di Indonesia melalui telepon genggam, bahwa kita sudah sampai di tujuan. Lagi pula, telepon genggam juga memang sudah menjadi bagian penting dari aktivitas kita sehari-hari. Lantas, apa saja langkah yang harus diambil bila ingin berkomunikasi menggunakan telepon seluler, sekaligus menentukan paket internet yang terbaik sesuai kebutuhan masing-masing di Negeri Kangguru ini?

> PILIH LAYANAN SELULER SESUAI KEBUTUHAN

Di Australia, tersedia dua jenis layanan seluler, yaitu layanan Prepaid (prabayar) dan Postpaid (pascabayar). Penggunaan kedua jenis layanan ini sepenuhnya bergantung pada kepentingan pemakai.

Bila kalian hanya akan menghabiskan waktu beberapa bulan atau kurang dari dua tahun, maka layanan Prepaid (Prabayar) adalah pilihan yang tepat. Cara kerja layanan ini adalah seperti halnya mengisi ulang pulsa di Indonesia, yaitu dengan membayar terlebih dahulu. Servis prabayar ini menjadi layanan favorit pelajar Indonesia, karena proses registrasinya mudah. Selain itu, layanan Prepaid juga terkenal lebih fleksibel karena dapat diberhentikan kapan saja. Unggulnya juga, kartu SIM prepaid juga dapat ditemukan di supermarket, convenience store, dan toko-toko ponsel, bukan hanya di toko operator tertentu saja.

Namun sebaliknya, bila ingin menetap hingga lebih dari dua tahun, Postpaid (Pascabayar) dapat menjadi alternatif yang baik. Postpaid menjadi pilihan favorit beberapa orang karena dengan mengaktifkan layanan ini, pelanggan bisa mendapatkan handphone gratis atau dengan biaya yang sangat terjangkau. Untuk mendapatkan telepon seluler beserta paket tersebut, kalian harus menandatangani dan terikat kontrak selama satu atau dua tahun. Selain itu, kalian juga harus menyertakan bank statement dengan balance sebesar $1000 atau lebih, sebagai bentuk pemenuhan persyaratan. Kelemahan dari layanan ini adalah apabila melanggar persyaratan kontrak dengan alasan apapun, kalian akan dikenakan biaya tambahan. Selain itu, kartu SIM postpaid juga hanya terdapat di toko-toko ponsel dan provider tertentu saja.

> TENTUKAN OPERATOR SELULER YANG PALING SESUAI

BUSET-info-survival-guide-2-komunikasi-operator-selulerNah, setelah menentukan layanan seluler yang sesuai, kalian juga harus memilih satu di antara lima operator seluler terbesar di Australia: TELSTRA, OPTUS, VODAFONE, VIRGIN MOBILE, dan THREE (3). Kelimanya menawarkan paket dengan masing-masing keunggulan yang tidak jauh berbeda antar satu sama lain. Di Melbourne, satu-satunya perbedaan yang paling terlihat adalah luasnya jangkauan ketiga operator, dengan TELSTRA yang dapat menjangkau hingga 99,3% populasi Australia, OPTUS dengan jangkauan 98.5%, dan VODAFONE yang jangkauannya hanya sebesar 96% populasi Australia.

> PASTIKAN INFORMASI YANG DIBERIKAN AKURAT

Dalam proses pengaktifan kedua layanan, baik prepaid maupun postpaid, kalian harus menyertakan bukti identitas, seperti paspor atau kartu pelajar, dan informasi pembayaran. Sebagai catatan, kalian harus memberikan informasi yang lengkap dan benar, agar memudahkan proses pengaktifan kembali bila terjadi masalah yang tidak diinginkan.

> GUNAKAN ALTERNATIF WI-FI

Khususnya di Melbourne, selain menggunakan paket data, terdapat juga alternatif lain, yaitu WiFi. Layanan nirkabel ini dapat kalian temukan pada restoran, kafé, hingga pusat perbelanjaan di hampir seluruh bagian kota. Tidak hanya itu saja, layanan WiFi ini bahkan bisa diakses saat sedang menyusuri jalanan di CBD (pusat kota).

 

PEKERJAAN PARUH WAKTU

BUSET-info-survival-guide-3-kerja-paruh-waktuDi Australia, kalian memiliki kesempatan emas untuk bekerja di lapangan pekerjaan yang sesuai dengan keinginan, baik short-term maupun long-term. Selain dapat menambah uang jajan yang jumlahnya relatif banyak, pengalaman bekerja ini juga bisa menjadi kesempatan untuk bekerja sama dan berinteraksi dengan warga lokal Australia dalam Bahasa Inggris. Keterampilan berkomunikasi ini tentu saja bisa dijadikan keunggulan dan akan terlihat sangat bagus bila ditambahkan ke CV.

> BATAS JAM KERJA PART-TIME DI AUSTRALIA

Dengan menggunakan student visa, kalian dapat bekerja hingga 20 jam per minggunya saat menjalani masa ajaran, dan bekerja full-time di tengah libur semester. Peraturan di Australia mengatur tentang minimum pay and conditions (upah minimum) dengan sangat ketat, agar hak-hak tenaga kerja terjamin dengan baik. Dalam waktu sebulan, kalian akan menerima bayaran minimal satu kali, dan yang menarik adalah, kalian akan tetap mendapatkan gaji bahkan saat training atau trial. Namun, gaji harus dibayarkan dalam bentuk uang, dan bukan barang ataupun jasa (termasuk makanan).

> TAX FILE NUMBER (TFN)

Penting untuk diingat, bahwa untuk bekerja paruh waktu atau part-time, kalian harus memiliki Tax File Number (TFN) untuk kepentingan membayar pajak atas penghasilan yang kalian terima. Jangan khawatir, Australia memberlakukan bebas pajak untuk penghasilan di bawah $18,200 per tahun. Selebihnya, akan ada pajak yang harus dibayarkan sesuai hukum yang sudah ditentukan.

Aplikasi TFN dapat dilakukan dengan cara mengisi formulir yang bisa diakses online melalui www.ato.gov.au/individuals/tax-file-number/. Setelah mengisi formulir dengan data lengkap, kalian akan menerima e-mail dengan bukti pendaftaran yang harus kalian bawa ke salah satu kantor pos di Australia, agar petugas dapat memastikan bahwa data yang diberikan bersifat akurat. Proses pembuatan TFN memakan waktu maksimal 28 hari.

> PEMBUATAN RESUME

Sebagai bahan pertimbangan, seluruh perusahaan akan memerlukan resume, yang isinya adalah pengalaman dan informasi kontak calon tenaga kerja yang bisa dihubungi. Berikut adalah beberapa hal yang perlu dicantumkan dalam resume:

  • Personal details atau informasi pribadi, seperti nama, alamat, dan nomor telepon atau alamat email yang bisa dihubungi.
  • Education and training, atau riwayat pendidikan atau pelatihan.
  • Work experience, atau pengalaman bekerja. Pada bagian ini, kalian dibutuhkan untuk mencantumkan nama perusahaan tempat kalian bekerja, beserta posisi atau pekerjaan yang kalian lakukan sebelumnya. Kalian juga bisa mencantumkan riwayat volunteering (aktivitas sukarelawan) bila tidak memiliki pengalaman kerja sama sekali.
  • Skills, atau kolom daftar keahlian, terutama yang berkaitan dengan posisi yang diharapkan.
  • Awards and achievements, penghargaan yang pernah kalian peroleh di pekerjaan sebelumnya, yang juga berkaitan dengan posisi yang kalian inginkan.
  • References, atau referensi, yang isinya adalah kontak orang yang bisa dihubungi untuk dimintai keterangan mengenai kinerja kalian selama bekerja di tempat sebelumnya, atau kualitas pribadi kalian. Untuk membuat resume yang baik, diharapkan terdapat paling tidak satu orang referensi. Kalian boleh memilih pekerja di tempat sebelumnya, atau bahkan dosen kalian setelah menginfokan terlebih dahulu.
  • Availability, yaitu ketersediaan waktu kerja. Perlu atau tidaknya pencantuman informasi ini tergantung pada jenis perusahaan.

Dalam membuat resume, usahakan supaya kata-kata yang digunakan singkat, padat, dan jelas. Selain itu, usahakan supaya resume tersebut memiliki panjang maksimal dua halaman saja.

Setelah mengikuti langkah-langkah di atas, akhirnya kalian sudah resmi siap untuk bekerja!


KEBUDAYAAN DAN SOSIALISASI

Australia terkenal sebagai salah satu negara dengan jumlah etnis terbanyak sampai hari ini. Menurut penelitian, satu dari empat penduduk tetapnya lahir di negara lain atau merupakan keturunan dari imigran dan pengungsi yang tinggal di Australia.

Penduduk Australia memiliki gambaran dominan sebagai orang-orang yang sederhana, mudah bergaul, dan akrab. Karena juga dikenal informal, bukannya menggunakan kata sapaan seperti Mister (Bapak) atau Miss (Ibu), kebanyakan orang Australia akan langsung menyebut nama depan bila ingin menyapa orang yang lebih tua. Di samping itu, untuk menegur orang yang baru dikenal, mereka biasanya akan berjabat tangan. Saat menyapa teman dekat, di lain sisi, mereka biasanya akan memberikan pelukan atau kecupan di pipi.

Orang Australia memiliki tuntutan untuk selalu hadir tepat waktu. Apabila akan datang terlambat, ada baiknya mengabari pihak yang bersangkutan, karena tindakan ini dianggap lebih sopan.

“Melbournian”, sapaan akrab bagi penduduk Melbourne, berdasarkan beberapa survey di majalah dan media lainnya, termasuk jauh lebih ramah bila dibandingkan dengan penduduk negara bagian lainnya di Australia. Uniknya, mereka juga diketahui memiliki selera humor terbaik. Inilah salah satu dari banyak alasan di balik besarnya angka imigrasi ke kota multikultural ini.

Untuk mendapatkan teman baru di Australia, baik lokal maupun internasional, BUSET hadir dengan beberapa tips yang di antaranya adalah sebagai berikut:

> PERBANYAK KUNJUNGAN ACARA

Events adalah salah satu bagian vital dari beberapa kota di Australia, salah satunya Melbourne. Kegiatan seperti ini biasanya akan dihadiri banyak pengunjung, dan tidak langka menjadi kesempatan untuk bertemu dan berkenalan dengan orang-orang baru. Pengadaan event biasanya memiliki tema tertentu, contohnya kultural, sosial, keagamaan, dan lain-lain sesuai kebutuhan penyelenggara. Pada hari-hari besar, event biasanya akan dibuat sangat meriah. Pada Australia Day dan Moomba Festival, misalnya, jalanan di sepanjang perkotaan akan diisi dengan banyak sekali orang-orang berparade untuk merayakan keberagaman penduduk Australia.

Penduduk lokal juga suka menghadiri events berbau seni, seperti festival musik dan gigs yang sering menghadirkan penyanyi dan band terkenal dari Australia sendiri dan negara lain. Selain itu, Melbourne khususnya, juga dikenal dengan banyaknya pameran seni, baik oleh seniman lokal ataupun internasional terkemuka. Salah satu galeri paling terkenal dan banyak dikunjungi di kota ini adalah National Gallery of Victoria (NGV) yang berlokasi di Southbank.

Untuk mengetahui event apa saja yang sedang diadakan di seluruh negara bagian Australia, kalian bisa mengunjungi www.australia.com/en/events.html, atau mencari di media sosial, seperti Facebook dan Twitter. Untuk acara komunitas Indonesia, jangan lupa untuk membaca majalah BUSET dan silakan mengunjungi situs buset-online.com.

> AKTIF VOLUNTEERING DAN BERGABUNG DALAM KELOMPOK PEMINATAN

Volunteering adalah kegiatan sosial dimana individu atau kelompok memberikan bantuan sukarela, biasanya dalam bentuk jasa, demi kepentingan pihak atau organisasi yang memerlukan. Kegiatan sukarelawan ini dinilai sangat baik karena akan memberikan dampak positif, tidak hanya bagi pihak yang menerima pertolongan, tetapi juga bagi yang memberikannya.

Faktanya, aktivitas volunteering sudah terbukti akan meningkatkan prestasi akademik dan menambah nilai CV. Selain itu, bekerjasama dengan sekelompok orang dari etnis, latar belakang, dan sudut pandang yang berbeda akan membuka pikiran kita dan membangun sifat toleransi terhadap orang dari kebudayaan yang berbeda. Ini berarti, kegiatan sukarelawan juga turut berperan dalam pembentukan karakter yang baik.

Tidak sampai di situ saja. Karena kegiatan volunteering memerlukan partisipan untuk bekerja dalam kelompok, kemampuan berorganisasi dan sosialisasi peserta juga akan ikut terbangun. Partisipasi aktif disertai sosialisasi yang baik dalam kegiatan seperti ini akan memberikan banyak teman baru, sekaligus memperluas jaringan (networking) dengan banyak orang. Karena seperti yang kita tahu, networking itu nantinya akan sangat membantu dalam dunia kerja.

Cara bergabungnya sangat mudah, kok. Bagi mahasiswa dan mahasiswi, kalian cukup mengunjungi volunteering office atau careers office di universitas kalian masing-masing. Atau, gunakan alternatif internet. Temukan bidang volunteer yang paling kalian minati dan hubungi penyelenggara melalui e-mail atau nomor telepon bila tersedia. Untuk informasi lebih lanjut, kalian bisa mengunjungi beberapa situs seperti www.volunteeringvictoria.org.au, www.volunteer.com.au, dan www.govolunteer.com.au.

Selain volunteering, untuk menambah teman, kalian juga bisa bergabung dalam kelompok peminatan (klub) yang ada di universitas. Keterlibatan dalam kegiatan seperti ini juga akan sangat membantu dalam menyalurkan hobi dan mengasah bakat. Oleh sebab itu, jangan sia-siakan kesempatan berkuliah di Melbourne, karena universitas di kota ini menyediakan beragam pilihan kegiatan non-akademik.

> BERGABUNG DALAM PERHIMPUNAN PELAJAR INDONESIA DI AUSTRALIA (PPIA)

BUSET-info-survival-guide-4-sosial-ppiaPPIA bisa menjadi langkah awal baik untuk kalian yang ingin mulai aktif berorganisasi. Bagi yang belum tahu, PPIA adalah organisasi pelajar Indonesia yang telah berdiri sejak tahun 1981, dan tersebar di seluruh negara bagian Australia. Tidak hanya itu, organisasi serupa lainnya juga ada di belahan dunia lainnya.

Bila bergabung dan mendaftar sebagai komite, kalian akan berkesempatan untuk membantu memperkenalkan Indonesia pada masyarakat internasional melalui penyelenggaraan kegiatan di bidang pendidikan, pertunjukan seni budaya, bakti sosial, dan lainnya. Menariknya, organisasi ini juga terbuka untuk masyarakat dari luar Indonesia. Dengan begitu, kalian tentunya berkesempatan untuk mendapatkan lebih banyak teman.

Selain itu, PPIA juga bekerjasama dengan beberapa perusahaan dan restoran di Australia yang akan memberikan potongan harga bila kalian menunjukan stiker keanggotaan PPIA. Jadi, tunggu apalagi? Yuk, daftar sekarang. Caranya, kalian bisa datang ke stan PPIA saat masa orientasi, atau mengunjungi situs dan media sosial PPIA universitas kalian masing-masing. Bila ingin mengenal lebih jauh tentang sejarah dan visi misi PPIA, kalian bisa mengunjungi situs resmi PPIA di www.ppi-australia.org.

 

KESEHATAN

BUSET-info-survival-guide-5-kesehatan> ASURANSI KESEHATAN (HEALTH INSURANCE)

Semua pelajar asing di Australia sudah seharusnya memiliki asuransi kesehatan (Overseas Student Health Cover/OSHC), yang menjadi salah satu syarat pembuatan visa. OSHC ini akan menutupi biaya pengobatan mulai dari penanganan di dalam maupun luar rumah sakit, pembelian obat dari dokter, hingga biaya transportasi ambulans. Namun, biaya untuk beberapa hal seperti perawatan gigi, fisioterapis, obat yang tidak diresepkan oleh dokter, dan sebagainya, tidak menjadi tanggungjawab asuransi kesehatan ini.

Bila memiliki keluhan penyakit, silakan mengunjungi klinik terdekat. Kalian tidak perlu melarikan diri ke rumah sakit kecuali jika sedang mengalami pendarahan hebat atau ketika kondisi nyawa dalam keadaan kritis. Biaya pengobatan di klinik pada umumnya relatif murah, sehingga selayaknya akan ditanggung oleh asuransi kesehatan. Dan kalau akhirnya berobat di rumah sakit, jangan lupa untuk memberikan laporan kepada OSHC, agar tanggungan biaya dapat dibantu sebagian atau seluruhnya.

> KONTAK DARURAT (EMERGENCY CONTACT)

000 merupakan layanan darurat bebas pulsa di Australia, yang juga bisa dihubungi bila kalian memerlukan bantuan polisi, ambulans, atau petugas pemadam kebakaran.

Berhubung hanya sedikit jumlah klinik yang buka selama 24 jam seminggu, kalian bisa menghubungi Healthdirect Australia (1800 022 222) untuk mendapatkan saran pengobatan penyakit ringan sesegera mungkin secara gratis, atau National Home Doctor Service di 13 SICK (13 7425) bila perlu memanggil dokter ke rumah. Layanan ini tidak dipungut biaya bila menggunakan kartu Mediacare atau OSHC.

Nomor-nomor di atas penting sekali untuk diingat atau dicatat demi keselamatan diri sendiri dan orang-orang di sekitar.

 

TRANSPORTASI UMUM

Mau menjelajahi Australia? Tak usah khawatir! Negara yang sangat bertumpu pada transportasi darat ini memiliki lima mode transportasi umum favorit para pengunjung, yaitu kereta, tram, bis, taksi, dan uber.

> TIKET PERJALANAN

Khusus untuk di Melbourne, kalian harus memiliki Myki sebelum mulai berpergian. Apakah Myki itu? Myki adalah kartu yang sifatnya seperti tiket perjalanan. Kartu ini diberberlakukan untuk transportasi dengan kereta api, tram, dan bis. Sistem kerja Myki ini seperti layaknya kartu debit, yang harus diisi saldo sebelum digunakan. Pembelian dan pengisian saldo bisa dilakukan di stasiun, beberapa convenient store, atau langsung menggunakan mesin bertuliskan Myki.

BUSET-info-survival-guide-6-transport-kartu-perjalananSelanjutnya, kalian cukup menempelkan (tap) kartu tersebut pada mesin pembaca kartu berwarna kuning di tram dan bus, atau berwarna biru sebelum masuk ke stasiun kereta api. Pada saat baru naik (touch on), dan saat sudah sampai di tujuan (touch off). Saldo kalian akan terpotong secara otomatis sesuai dengan jarak tempuh. Penting sekali untuk mengingat bahwa jika tidak touch on selama perjalanan, maka bisa dikenakan denda hingga $200.

> KERETA

Layanan transportasi di Australia ini masuk ke dalam kategori commuter rail yang dari waktu ke waktu selalu mengalami peningkatan kualitas dan jumlah penumpang di kelima negara bagian.

Meskipun perusahaan transportasi Sydney Trains diketahui mengoperasikan jalur kereta tersibuk dengan jumlah penumpang per harinya mencapai satu juta orang, Melbourne dikategorikan sebagai kota dengan sistem perkeretaapian terbesar di Australia. Dilengkapi dengan lima belas jalur kereta dari pusat kota berjurusan hampir ke seluruh daerah pinggiran kota, dan dengan ketepatan jadwal mencapai 93 persen, kereta api yang dioperasikan oleh perusahaan transportasi Metro ini sudah tujuh tahun menjadi alternatif bagi Melburnian untuk berpindah dari satu tempat ke tempat yang lain.

Dan jangan terkejut apabila sesekali mode transportasi yang satu ini dipadati banyak orang. Karena bila mengalami hal ini, tandanya kalian kebetulan sedang berada dalam arus tersibuk kereta atau peak hour. Tapi, jangan panik. Kalian akan tetap mendapatkan kereta, kok. Karena bahkan dalam arus tersibuknya, hanya akan membutuhkan waktu empat hingga lima menit bagi kereta selanjutnya untuk tiba di platform kalian.

Stasiun kereta di setiap daerah di Melbourne tidak sulit untuk ditemukan. Cukup melalui aplikasi PTV dan Tramtracker, atau dengan browsing di google, kalian dapat dengan mudahnya mengetahui stasiun mana yang paling dekat dengan posisi kalian. Melalui kedua aplikasi tersebut, kalian juga bisa melihat jadwal keberhentian kereta selanjutnya.

> TRAM

Tram merupakan kereta dengan rel listrik khusus di beberapa kota besar Australia yang umurnya sudah mencapai ratusan tahun. Karena sudah beroperasi lama, tidak heran bila tram di Melbourne memiliki jaringan yang terbesar. Faktanya, kereta yang memiliki ratusan juta penumpang per tahunnya ini menduduki peringkat kedua mode transportasi paling favorit penduduk kota Melbourne.

BUSET-info-survival-guide-6-transport-tramDengan ketepatan jadwal sebesar 85 persen, layanan transportasi ini tentunya masih bisa diandalkan. Dalam masa peak hour atau jam sibuk, masing-masing kereta listrik akan tiba setiap tujuh sampai sepuluh menit. Dan kabar gembiranya adalah beberapa jalur tram di pusat kota tidak dipungut biaya, alias gratis.

Khusus di Melbourne, untuk menggunakan fasilitas ini, kalian bisa mencari perhentian tram terdekat. Perhentian tram biasanya berupa halte atau papan penunjuk jalan berwarna hijau yang berada tepat di sebelah atau beberapa meter dari rel. Untuk memeriksa jadwal ketibaan dan sekaligus merencanakan perjalanan ke tempat tertentu, kalian bisa menggunakan aplikasi PTV atau Tramtracker yang bisa diunduh secara gratis di appstore dan playstore.

> BIS

Tram memang adalah salah satu layanan transportasi andalan kota Melbourne, tetapi bila kalian kebetulan tinggal di daerah pinggiran kota yang memiliki akses terbatas, bis juga bisa menjadi alternatif yang tidak kalah mutunya. Frekuensi kedatangan bis bervariasi tiap harinya. Pada peak hour, biasanya bis akan tiba setiap sepuluh sampai lima belas menit sekali, dan dua puluh atau tiga puluh menit sekali pada malam hari. Layaknya kereta api dan tram, jadwal kedatangan bis juga dapat kalian antisipasi pada aplikasi PTV dan Tramtracker.

> TAKSI

Mode transportasi lain yang tidak kalah efektifnya adalah taksi. Bila ingin cepat sampai di tujuan, taksi bisa menjadi pilihan yang baik, meskipun harganya relatif lebih mahal dibandingkan dengan transportasi umum. Taksi bisa kalian temukan di sepanjang jalan di pusat kota Melbourne, atau di beberapa pusat perbelanjaan pinggir kota. Ketika lampu pada atap mobil menyala, artinya taksi ini siap melayani kalian. Namun taksi juga bisa dipesan secara online atau melalui telepon.

> UBER

Sama halnya dengan Indonesia, di Australia juga ada mode transportasi berbasis online yang pastinya sudah tidak asing lagi ini. Uber akhirnya sudah dilegalisasi di Melbourne pada tahun 2016, dan siap untuk mengantarkan penumpang kemana pun mereka mau. Dengan berbekal aplikasi yang sudah terinstal di smartphone, kalian bisa berkeliling kota ini hanya dengan berapa sentuhan jari. Setelah membuka aplikasi, temukan pengendara Uber terdekat, tetapkan lokasi jemput dan antar, lalu konfirmasi tarif perjalanan. Kalian bisa mengenali Uber yang kalian pesan melalui informasi gambar pengemudi, beserta plat mobil yang tertera di layar, sekaligus melacak lokasinya.


TRANSPORTASI PRIBADI

> SEPEDA

Rata-rata biaya pengeluaran untuk transportasi seseorang di Melbourne per tahunnya adalah antara $700 – $1500. Namun, biaya transportasi bagi mereka yang bersepeda, sudah semestinya tidak sebanyak itu. Lagipula, banyak manfaat dan dampak positif yang bisa ditimbulkan dari mengendarai kendaraan roda dua ini kemana-mana, bukan?

Memang pilihan yang paling tepat untuk menghemat pengeluaran mondar-mandir selama di Melbourne adalah dengan membeli sepeda di toko khusus atau di pusat perbelanjaan seperti K-mart. Bila sudah tidak ingin memakai sepeda lagi, kalian dapat selalu menyumbangkannya melalui situs www.givenow.com.au atau menjualnya di www.gumtree.com.au .

Apabila belum mengerti tentang tata cara penggunaan jalan saat mengendarai sepeda, kalian bisa bergabung dalam kegiatan bersepeda bersama yang diselenggarakan oleh organisasi Squeaky Wheel, dimana juga akan dibahas tentang peraturan mengemudi sepeda, dan ilmu bersepeda yang berguna lainnya. Untuk informasi lebih lanjut, silahkan mengunjungi www.thesqueakywheel.com.au/good-wheel.

BUSET-info-survival-guide-7-transport-pribadi-sepedaTapi bila tidak ingin repot-repot membeli sepeda, kalian juga bisa menyewa. Di beberapa lokasi CBD, akan terdapat deretan sepeda biru yang bisa kalian kendarai dengan hanya mengeluarkan biaya $2.90 untuk waktu tiga puluh menit. Helm, yang merupakan standar pengemudian sepeda, juga terkadang disediakan di tempat tanpa pungutan biaya.

> MOBIL/MOTOR

  1. SURAT IZIN MENGEMUDI (SIM)

Setiap negara bagian memiliki peraturan yang sedikit berbeda sehubungan dengan ketentuan Surat Izin Mengemudi (SIM). Di Victoria, pemegang visa kategori temporary semisal visa turis, tidak memerlukan SIM lokal untuk bisa mengendarai motor dan mobil. Melainkan hanya diperlukan SIM Indonesia yang masih berlaku dan selembar kertas yang berisikan terjemahan SIM tersebut. Terjemahan yang dimaksud haruslah yang terakreditasi oleh NAATI (National Accreditation Authority for Translators and Interpreters). Untuk mencari penterjemah NAATI, silakan kunjungi situs www.naati.com.au.

Bagi yang memasuki wilayah Australia menggunakan visa permanen, SIM Indonesia dan terjemahannya tetap dapat digunakan selama 6 bulan pertama (terhitung dari hari pertama masuk ke Australia, atau sejak tanggal berlakunya visa apabila visa tersebut dikeluarkan di Australia). Setelah masa 6 bulan berakhir, maka kalian tetap harus memiliki Victorian driver licence (SIM Victoria) dengan mengikuti sejumlah tes tertulis dan praktik.

Untuk informasi lebih lanjut mengenai pembuatan SIM Victoria, kalian bisa mengunjungi situs resmi VicRoads di vicroads.vic.gov.au.

  1. BERKENDARA DI AUSTRALIA

Mengendarai kendaraan bermotor di salah satu negara dengan angka kecelakaan yang cukup minim di dunia ini tentunya sangat berbeda dengan di Indonesia. Di Australia, para pengendara dihimbau untuk menaati aturan lalu lintas yang sangat ketat, bila tidak ingin dikenakan sanksi berupa denda hingga hukuman penjara. Selain itu, supir dan penumpang juga diwajibkan untuk memakai sabuk pengaman demi keselamatan, dan dilarang keras untuk melebihi batas kecepatan maksimum, berkomunikasi menggunakan telepon genggam, hingga mengkonsumsi narkoba dan alkohol yang melebihi batas yang sudah ditentukan saat memegang setir kendaraan.

 

 

Nasa