MARI BERSAMA KITA RAYAKAN HUT RI KE-70 DI MELBOURNE TOWN HALL

Halo teman-teman sekalian, kembali lagi kita jumpa di kolom ini, kali ini kita akan ngobrol-ngobrol mengenai Celebration of Indonesia. Acara ini diadakan dalam rangka memperingati hari kemerdekaan Republik Indonesia yang ke-70 tahun.

Ya, 70 tahun adalah waktu yang cukup lama. Saat ini kita mungkin tidak harus berperang untuk meraih kemerdekaan karena sudah dilakukan para pendahulu kita. Tetapi kita sekarang bisa mengisi kemerdekaan dengan berkontribusi positif kepada bangsa dan Tanah Air lewat apapun yang bisa kita lakukan.

Berlatar belakang pemikiran tersebut, Celebration of Indonesia menyajikan pertunjukan seni berupa musik, tari, drama, dan tak lupa juga doa untuk bangsa kita. Semua yang disajikan, khusus dibuat untuk acara ini dan untuk menyampaikan pesan-pesan semangat juang Bangsa Indonesia melalui seni. Acara yang sangat spesial ini akan diselenggarakan di Melbourne Town Hall tanggal 12 September 2015. Pintu dibuka pukul 4 petang dan acara akan dimulai pukul 5.

Untuk itu, saya berkesempatan untuk ngobrol langsung dengan beberapa teman yang terlibat dalam produksi acara ini, salah satunya adalah Presiden ICCA! Yuk, langsung saja kita ikuti bincang-bincangnya.

 

Apa tanggungjawab kamu di Celebration of Indonesia?

Hi semua, nama saya William Anthony Yanko, biasa di panggil Zhou. Saat ini menjabat sebagai Presiden ICCA periode 2014-2015. Profesi full time student. Di Celebration of Indonesia, saya bertanggungjawab atas sound system (monitors, miking dan front of house).

Saya Maria Leeds. Biasa dikenal dengan ‘Maria Leeds Sang Penari’ karena profesi saya sebagai penari. Tanggungjawab saya di Celebration of Indonesia ini adalah sebagai penata tari. Menciptakan tarian dengan konsep musik yang dibuat sehingga tercipta sendratari gabungan tradisional dan modern sesuai dgn konsep misi dan visi Celebration of Indonesia.

Nama saya Florian Nursalim, biasa dipanggil Rian. Saya bertanggungjawab dalam live drama performance.

 

Apa alasan kamu bergabung dan mendukung acara ini?

William:
Saya merasa konsep acara ini sangat luar biasa. Kita berkerjasama dengan banyak orang dari berbagai macam latar belakang dengan satu visi yang sama.

Maria:
Sebelum saya tahu akan ada COI, sebenarnya saya sudah ngobrol dengan teman-teman sesama seniman yang sejiwa dengan saya di sini untuk membuat “malam pentas budaya”. Eh tidak tahunya ada tawaran dari Tante Sherley dan Mas Enos untuk membantu acara COI, dan setelah ngobrol ngalor ngidul ternyata acara ini punya visi dan misi yang sangat sesuai dengan keinginan saya. Apalagi didukung juga oleh orang-orang yang sangat profesional di bidang masing-masing.

Suatu tantangan bagi saya untuk menciptakan tarian dari berbagai alat musik di padu-padankan sedemikian rupa dan berbeda dengan musik tarian saya selama ini. Ini yang bikin saya ikut bergabung… kesempatan untuk bekerjasama dengan orang-orang yang sangat profesional dengan bidang yang berbeda demi Bangsa Indonesia. Pengalaman ini tidak bisa dibeli atau mungkin tidak bisa didapatkan lagi.

Rian:
Saya terdorong untuk bergabung dalam acara ini, pertama karena suatu kehormatan buat tim drama kami bisa berpartisipasi dalam event sebesar ini. Yang kedua, suatu kesempatan berharga buat kami untuk berkolaborasi dengan beragam komunitas, seniman dan organisasi dengan latar belakang yang tentunya bervariasi.

 

Bagaimana perasaan kalian ketika menjalani peran masing-masing?

William:
Saya merasa senang dan tertantang karena ini adalah pertama kalinya kita mengadakan kolaborasi antar organisasi di skala yang sangat besar.

Maria:
Senang dan bangga karena dipercaya dan dihargai kiprah saya sebagai pelaku seni, terutama sebagai penari untuk ikut bergabung COI dan menciptakan koreografi.

Saya suka dengan hal-hal baru yang menantan. Jadi tanggungjawab ini merupakan tantangan yang harus saya emban. Apalagi melatih penari-penari dari berbagai sanggar dengan karakter yang berbeda-beda dan dengan musik yang sangat lain dengan gamelan sebagai pengiring tari yang selama ini ada.

Jadi semuanya sangat menantang!

Rian:
Saya merasa antusias sekali dengan tanggungjawab yang dipercayakan. Setiap tahap dalam persiapan tim kami bisa berjalan dengan lancar dengan dukungan dari panitia COI yang solid.

 

Menurut kamu, kenapa masyarakat harus datang dan dukung COI?

William:
Acara ini sangat menarik! Dari segi musik, tari, drama dan masih banyak lagi. Dijamin kalian akan menikmati acara ini. Dan untuk sesama pelajar, acara ini gratis, jadi tidak akan menguras uang saku kita!

Maria:
Saya sangat berharap banyak warga yang datang. Tidak hanya warga Indonesia, tapi kalau bisa juga merangkul warga negara lain karena COI merupakan event besar music, tari, drama gabungan tradisional dan modern selama 2 jam yang dikemas sedemikian spektakular dan wow!

Pokoknya rugi deh kalau tidak nonton! Apalagi ini adalah free event. Setidak-tidaknya WNI merayakan acara kemerdekaan dengan suguhan malam budaya yang spektakular sambil kumpul-kumpul dengan WNI yang lain di Melbourne Town Hall. Don’t Miss it!

Rian:
Bangsa Indonesia sarat akan sejarah dan budaya, dan perlu dilestarikan. Biar semua orang, terutama yang berada di Kota Melbourne, boleh mengenal kekayaan dan keragaman budaya Indonesia.

 

Pesan singkat untuk para pembaca BUSET

William:
Celebration of Indonesia is going to be one of the biggest Indonesian cultural events in Australia. Believe me, you don’t want to miss it.

Maria:
Mari datang di COI, kita satu rasa malam nanti dalam merayakan dan mensyukuri ultah kemerdekaan Indonesia yang ke-70.
Sudah waktunya kita yang tinggal di Australia, terutama Melbourne, saling rukun dan mendukung. Tak peduli beda agama, latar belakang, kaya miskin, atau apalah. Alangkah indahnya kalau semua WNI di sini saling melengkapi dan mengasihi tanpa praduga negatif. Salam budaya, God bless you all, MERDEKA!

Rian:
Mari kita nikmati dan rayakan bersama kemerdekaan Indonesia dalam acara ini, dan yang terpenting acara ini GRATIS!

Salam kreatif!

enos-icca