Sistem perpajakan diAustralia menganut self assessment yang berarti sistem pajak yang ada bergantung pada kebenaran dan kesesuaian informasi yang dilaporkan serta dibayarkan oleh wajib pajak. Seperti negara-negara lainnya, salah satu sumber penghasilan Australia adalah dari pajak yang dibayarkan oleh wajib pajak.

Setiap wajib pajak diharuskan untuk melaporkan dan membayarkan pajak atas semua penghasilan kena pajak yang mereka peroleh di Australia. Namun demikian ada kalanya wajib pajak membuat kesalahan ataupun secara sengaja tidak mematuhi kewajiban pajak yang harus mereka bayarkan.

Sanksi yang dikenakan bagi wajib pajak yang tidak memenuhi kewajiban pajak mereka dapat berupa denda maupun sanksi bunga. Apabila kantor pajak menemukan kesalahan atau kelalaian di dalam laporan pajak, maka mereka akan melihat sejarah ketaatan si wajib pajak ditahun-tahun sebelumnya. Selain itu kantor pajak juga akan mempertimbangkan ketaatan wajib pajak dalam mematuhi peraturan pajak.

Hukuman yang dijatuhkan bagi orang-orang yang melanggar bisa berupa sanksi administrasi, perdata dan pidana. Perdata dan pidana dijatuhkan berdasarkan keputusan pengadilan sedangkan sanksi adminstrasi tidak memerlukan keputusan pengadilan.

Sanksi bunga pajak akan dikenakan untuk beberapa kasus, diantaranya seperti kurang bayar (misalnya dari hasil pemeriksaan pajak menunjukkan bahwa pajak yang seharusnya dibayarkan lebih banyak dari yang telah dibayar), telat melakukan pembayaran pajak, hutang pajak yang belum dibayar. Sanksi bunga juga tetap dapat dikenakan baik ada maupun tidak adanya denda pajak.

Sanksi bunga dihitung dengan tarif bunga yang ditetapkan setiap triwulan (quarterly) dari jumlah hutang pajak yang belum dibayarkan.

Sanksi bunga ini adalah untuk :

  • Memotivasi pembayar pajak untuk membayar pajak tepat waktu
  • Memastikan bahwa wajib pajak yang telat membayarkan pajak tidak mendapatkan keuntungan dari wajib pajak lain yang membayar pajak tepat waktu
  • Mengkompensasi kerugian yang dialami pemerintah akibat dari telat pembayaran pajak.

Untuk wajib pajak yang tidak memenuhi kewajiban pajak, maka mereka dapat dikenakan salah satu dari denda atau saksi bunga, ataupun kedua-duanya.

Kesamaan dalam hukuman terkadang terjadi di dalam peraturan pajak, misalnya denda karena ‘tidak melaporkan’ akan diterapkan apabila Anda tidak melaporkan pajak penghasilan maupun tidak melaporkan laporan kegiatan bisnis Anda (business activity statement).

Apabila Anda sadar telah membuat kesalahan pada laporan pajak penghasilan maka Anda harus secepatnya menghubungi kantor pajak untuk mengajukan perbaikan.

Apabila kantor pajak yang menemukan kesalahan atau kelalaian tersebut maka mereka akan melihat latar belakang Anda, termasuk ketaatan dalam melakukan pembayaran pajak pada tahun-tahun sebelumnya. Hal tersebut akan membantu mereka dalam mengambil keputusan sanksi apa yang akan diberikan kepada Anda.

Apabila terkena denda, maka kantor pajak akan mengirimkan pemberitahuan tertulis besarnya jumlah denda yang harus dibayarkan dan tanggal jatuh tempo pembayaran denda tersebut dimana setidaknya dalam jangka waktu 14 hari setelah Anda menerima pemberitahuan pertama. Kantor pajak juga akan memberikan alasan mengapa Anda dikenakan denda tersebut.

Dalam keadaan tertentu, kantor pajak dapat mengambil keputusan untuk menghapus denda pajak, dimana jumlah denda pajak yang ada tidak perlu dibayarkan oleh si wajib pajak. Hal ini disebut dengan remisi denda pajak. Jumlah denda pajak yang diremisi bisa diberikan secara penuh ataupun hanya sebagian dengan catatan kantor pajak menganggap keputusan remisi tersebut telah diambil secara adil dan wajar. Namun demikian apabila keputusan untuk menghapus jumlah denda tidak dilakukan secara penuh, maka kantor pajak akan menginfomasikan alasan secara tertulis kepada siwajib pajak.

 

Virda Ersan
SEA Accountants
sumber: Australian Taxation Office
The Materials are provided for general information purposes only and are not intended as professional advice and should not be substituted for, or replace, such professional advice.