Jika bulan Maret ada Earth Hour, maka tepat pada 22 April, dunia merayakan Earth Day yang bertujuan untuk meningkatkan kepedulian masyarakat terhadap lingkungan hidup. Diselenggarakan pertama kali pada 1970 di Amerika, kini Earth Day diikuti oleh sekitar 192 negara tiap tahunnya.

Tema yang diangkat sejak akhir tahun 2013 dan akan dibawakan di hari bumi internasional kali ini adalah ‘The Green Cities Campaign’. Kampanye lingkungan hidup ini bermaksudkan untuk menjadikan daerah kota yang penuh dengan kesibukan lebih hijau dan bersih dari polusi.

Hal-hal yang ditekankan kampanye tersebut meliputi energi, gedung dan trasportasi. Energi di sini merupakan upaya dalam mencari sumber energi baru yang ramah lingkungan dan bisa diolah kembali. Hal ini sangatlah penting bagi masyarakat kota yang mengkomsumsi banyak energi hampir tanpa henti setiap harinya.

Gedung menjadi hal yang juga ditekankan karena gedung-gedung yang ada di daerah perkotaan tak pelak membutuhkan banyak energi untuk dapat beroperasi dan mengeluarkan banyak emisi yang membahayakan lingkungan. Oleh sebab itu, membuat rancangan green building sangatlah diperlukan untuk mengurangi dampak negatif dari pembangunan kota yang pesat.

Transportasi yang menjadi titik kunci terakhir dalam ‘The Green Cities Campaign’ juga tak kalah pentingnya untuk kita perhatikan. Demi mengurangi hasil emisi yang berlebih dari kendaraan, pemerintah baiknya menyediakan transportasi umum yang bisa digunakan dengan nyaman oleh banyak orang. Bersepeda pun diharapkan bisa menjadi pilihan dalam berpergian di dalam kota oleh karena sifatnya yang bebas emisi.

Melalui Hari Bumi 2014 diharapkan kampanye Kota Hijau dapat disebarluaskan baik kepada masyarakat maupun pemerintah di berbagai negara untuk dapat bersama-sama mewujudkan lingkungan yang bersih dan asri.

Kita sendiri dapat memberikan sumbangsih untuk lingkungan kita, baik itu secara perorangan maupun grup. Misal saja dengan menanam pohon, membersihkan jalan dari sampah, mendaur ulang sampah yang sudah tak terpakai dan sebagainya.

Berikut ini merupakan beberapa contoh produk hasil daur ulang sampah yang barangkali dapat menginspirasi kita!

Cukup dengan menggunakan dua botol plastik bekas minum dan resleting, kalian bisa menciptakan kotak penyimpanan yang unik dan lucu. Caranya pun sangat mudah, cukup dengan menggunting bagian bawah botol dan kemudian menyambungkannya dengan resleting. Kalian bisa menambahkan hiasan lainnya disekitar botol atau melukisnya dengan menggunakan cat.

Bohlam lampu yang sudah rusak dan tidak terpakai rupanya bisa digunakan kembali menjadi vas bunga yang unik dan manis. Dengan kreativitas tak terbatas, kalian bisa menghias sendiri isi dari bohlam lampu tersebut selain air dan bunga, misanya saja batu-batuan kecil yang berwarna warni.

Apakah kalian pernah memilki pengalaman dironsen beberapa tahun yang lalu atau baru-baru ini? Hasil ronsen rupanya bisa menjadi penutup lampu yang unik. Saat lampu menyala, hasil ronsen tersebut akan terlihat lebih jelas dan otomatis menghiasi kamar kalian dengan efek gothic yang keren.

Nah kalau kalian memiliki banyak bahan dan waktu, tidak salahnya untuk membuat hasil karya dengan skala yang lebih besar. Misalnya saja membuat patung yang terbuat dari botol atau kawat yang sudah tidak terpakai. Contoh nyata karya seni yang terbuat dari bahan bekas adalah ‘Bike Arch’ karya Mark Grieve dan Ilana Spector; serta ‘Patchwork Dog’ yang terbuat dari mainan plastik bekas karta Robert Bradford.

*foto diambil dari berbagai sumber