Pernikahan merupakan impian bagi banyak orang. Semua orang ingin mempunyai pernikahan yang langgeng dan tahan segala rintangan. Namun, di zaman dimana angka perceraian semakin meningkat, hal tersebut semakin sulit dicapai. Pernikahan Hendra Iskandar Lim dan Ratna Isnaeni merupakan sebuah contoh dimana pernikahan yang langgeng masih bisa dicapai.

Pemotongan kue bersama anak, menantu, dan cucu-cucu

Sebelum menutup tahun 2018, Hendra dan Ratna merayakan ulang tahun pernikahan mereka yang ke-50 di Full Gospel Assemby (FGA) Melbourne di Box Hill. Perayaan anniversary mereka dihadiri oleh lebih dari 150 orang.

Kemeriahan tersebut dimulai dengan pemotongan kue HUT pernikahan mereka, dilanjutkan dengan doa dan panjatan lagu-lagu pujian sebagai ungkapan syukur pada Tuhan yang Maha Kuasa. Dalam kesempatan itu, Founding Pastor FGA Roland Seo menyampaikan sebuah pesan singkat tentang kesetiaan. “Banyak orang sering bertanya, apa bedanya cinta dan pernikahan. Jawaban dari saya, cinta membutakan, tetapi pernikahan membuka mata Anda,” ujarnya.

Pernikahan Hendra & Ratna tahun 1968

Tak berselang lama, Danny Iskandar Lim dan Bobby Iskandar Lim, kedua putra pasangan sejoli Hendra dan Ratna, menceritakan secara singkat kisah saat keluarga mereka pertama kali tiba di Melbourne dan perjuangan orang tua mereka untuk membiayai mereka. Sang ayah bekerja keras membangun kehidupan di Negeri Kangguru dan mulai berbisnis di bidang properti dan pembangunan. Meski belum memiliki banyak jaringan pertemanan, Hendra tidak pernah mati akal. Berbekal pengetahuan serta pengalaman serbagai teknik sipil di Indonesia, yang nota bene pernah terlibat dalam membangun pabrik Toyota dan Mitsubishi serta beberapa hotel ternama, seorang Hendra berhasil menggandeng kontraktor setempat dan melakukan perencanaan strategis untuk pembangunan properti di beberapa lokasi. Perusahaannya di Melbourne sukses menciptakan kawasan-kawasan residensial di daerah premium, seperti Waverley Gateway Estate (200 rumah), Knox City Heights (27 lot), Belmore Gardens Estate (65 rumah), dan masih banyak lagi.

Salah satu nama jalan di Melbourne ini merupakan bukti kinerja Hendra Iskandar Lim

Sebagai salah satu penghargaan atas jasanya membangun kota Melbourne, Hendra diberikan kehormatan untuk menggunakan namanya sebagai salah satu nama jalan, yakni Iskandar Place.

Keluarga besar Iskandar Lim

Apel jatuh tak jauh dari pohonnya. Kedua anaknya pun mencetak kesuksesan di bidang finansial, investasi, dan properti, bahkan berkiprah sampai ke luar negeri. Sementara itu, Hendra sekarang mendedikasikan hidupnya sebagai seorang pendeta yang kerap melayani jemaat di Australia dan Indonesia.

Tak lupa, Hendra dan Ratna membagikan pepatah serta kunci keberhasilan rumah tangga mereka selama ini kepada para tamu yang hadir di perayaan ulang tahun emas pernikahan mereka. Pesan ini pula diharapkan dapat menjadi teladan bagi keluarga muda. “Hidup ini ada aturannya. Peraturan keluarga berdasarkan Alkitab adalah pria harus menjadi kapten dalam keluarga, sedangkan wanita berperan sebagai vice captain, anak-anak adalah anggota, kalau kita mengikuti aturan itu, keluarga kita akan diberkati,” paparnya singkat.

Para tamu kemudian disajikan santapan malam di meja mereka sambil berkesempatan untuk mengikuti kompetisi karaoke sebelum akhirnya Hendra dan Ratna membagikan bingkisan hadiah kenang-kenangan di penghujung acara.

 

 

Apa Kata Mereka

 

Christine, Akuntan

[Hendra dan Ratna] telah memperlakukan kami layaknya anggota keluarga sendiri. Ini merupakan sebuah hal yang sangat kami hargai. Saya senang sekali bisa kenal pasangan ini.

 

 

Sianni Wijaya, Akuntan

Selamat Golden Anniversary, saya berharap yang terbaik untuk kalian berdua, semoga semakin banyak kebahagiaan di tahun-tahun yang akan datang. Sukses selalu buat anak-anak dan cucu-cucunya juga.

 

 

Eric, Fotografer Freelance

Saya sangat senang bisa kenal mereka sejak 30 tahun lalu. Saya berdoa semoga Tuhan memberikan kesehatan yang baik untuk mereka, good company, dan selamat untuk 50 tahun anniversary!

 

 

 

Sonia