Diundur beberapa hari, ‘Indonesia Street Festival’ telah berlangsung dengan lancar awal Mei lalu di Queen Victoria Market. Kembali menghadirkan berbagai macam hidangan khas Asia Tenggara, terutama Indonesia; festival yang dijalankan Alive Group Entertainment dengan kerjasamanya bersama komunitas-komunitas Indonesia, Malaysia dan Singapura ini berhasil menarik banyak pengunjung walau keadaan cuaca kurang mendukung.

Menurut koordinator acara, Albert Lim, festival ini harus diundur tanggal pelaksanaannya oleh karena bertabrakan dengan hari raya Paskah dan Anzac Day.We were supposed to do it last week for Hari Kartini which happens on 21st April.” Tujuan acara ini selain untuk memperingati Hari Kartini juga bertujuan untuk memperkenalkan budaya Indonesia kepada para masyarakat di Melbourne.

Pelaksanaan ‘Indonesia Street Festival’ sempat mengundang kontraversi karena bertepatan dengan ‘Indonesian Satay Festival’ yang diadakan Perhimpunan Warga Indonesia di Victoria (Perwira). Selain itu juga terdapat pembicaraan seputar bagaimana Alive Group Entertainment yang dimotori oleh Albert Lim asal Malaysia dapat membawa acara yang membawa nama Indonesia.

Sejumlah 21 stall yang berbeda tersedia untuk dikunjungi. Beberapa yang ikut meramaikan acara ini adalah Shalom, Blok M Express dan Wantilan Bali dengan ragam hidangan seperti sate padang, empek-empek Palembang, martabak telor, cumi-cumi bakar dan tempe Medan.

Sedangkan panggung yang telah disiapkan mempersembahkan pertunjukan yang meliputi tarian tradisional, pencak silat serta musik-musik bernuansa Indonesia.

Jumlah pengunjung yang datang bisa dikatakan cukup ramai, namun menurut Albert jumlahnya bisa lebih banyak jika hujan tidak turun. Kendatipun suasana di ‘Indonesia Street Festival’ tetap meriah dan memberi kepuasan tersendiri bagi para pengunjungnya.

**APA KATA MEREKA**

 It’s a shame about the weather but I think it’s really great that there are so many little stalls and it’s always really nice to see new food or different food than you see in the street. I think there are a lot of delicious foods to eat. I really like the performances so far, but I think probably good to get some other performances because it’s like being in the pub. It’s nice but not really in the spirit of the festival. What can be improved? More variety cultural thing and not necessary about the food. Maybe also more place for people to sit so people can congregate.

 Saya kira acara ini bagus karena pertama, dapat memperkenalkan ke orang banyak mengenai budaya Indonesia. Yang tadinya tidak pernah mendengar, misalnya tarian dari Sulawesi, mereka jadi tahu jenis tarian ini. Yang kedua adalah untuk orang Indonesia yang sudah lama menetap di Melbourne. Ini bisa menjadi ajang nostalgia dan mereka bisa berintersaksi kembali dengan budaya Indonesia.
Menurut saya acara ini bisa menjadi ajang silahturami bagi anak-anak Indonesia yang kuliah dan memiliki banyak kesibukan. Bisa menikmati banyak hidangan Indonesia juga.
Hal yang bisa ditingkatkan? Saya lihat panitianya kurang rapih dalam mengurus. Sebagai contoh hari ini hujan tapi sepertinya panitia tidak menyiapkan plan in case hujan. Panggungnya basah dan tidak ada tempat duduk. Isinya sih bagus tapi dalam hal kerapihan kurang kayaknya.

 

**GALERI FOTO**