Dialog yang membahas isu-isu hangat menurut sudut pandang keagamaan baru-baru ini diadakan oleh Indonesian Club Melbourne bekerjasama dengan Indonesian Congregation Camberwell serta didukung oleh Victorian Multicultural Commission. Bertempat di aula St John’s Anglican, 552 Burke Road, Camberwell, forum ini dihadiri tak kurang dari 60 peserta dengan berbagai latar belakang agama.

Pembicara pertama, Stephen Chew dari Zee Cheng Khor Moral Society di Melbourne mengangkat topik mengenai Dejiao, sebuah kepercayaan yang bertujuan untuk mengangkat moral manusia melalui kualitas dasar manusia, yakni kebaikan dan kepercayaan. Pengajaran Dejiao sendiri diturunkan dari kaidah-kaidah lima agama; Tao, Konfusius, Buddha, Islam dan Kristen.

Mewakili Umat Kristiani dan Islam, Pendeta Jonathan Pattiasina dan Ustadz Nuim Khaiyath mengulas secara umum mengenai kepercayaan masing-masing agama yang pada dasarnya mengajarkan kasih dan perdamaian. Kendatipun, pengajaran yang tidak berdasarkan pada pengetahuan secara mendalam berpotensi menghasilkan oknum-oknum yang mengatasnamakan agama untuk mengklarifikasi aksi-aksi mereka yang tercela.

Diskusi malam itu dilanjutkan dengan sesi tanya jawab yang memperlihatkan kepedulian para peserta untuk bisa lebih mengenal agama lainnya sehingga muncul rasa saling menghormati. Dengan demikian diharapkan terjadi perdamaian antar agama.