Apakah sahabat Buset pernah mendengar organisasi yang bernama BAIK?

Ternyata komunitas Indonesia tidak hanya terdapat di daerah perkotaan seperti Melbourne saja, loh. Bendigo, kota yang berjarak 153 km atau 1 jam 50 menit dari CBD ini juga memiliki sebuah komunitas Indonesia beranggotakan 100 orang! Cukup banyak bukan?

Partisipasi di Bendigo Easter Festival

BAIK adalah singkatan dari Bendigo Australia Indonesia Klub, sebuah komunitas Indonesia yang berdiri sejak tahun 1986 dan memiliki tujuan untuk mempererat hubungan antar masyarakat Australia dan Indonesia di Bendigo.

Marthin Nanere, Ketua BAIK periode 2018, mengatakan bahwa organisasi tersebut juga bertujuan untuk memperkenalkan lebih jauh kebudayaan Indonesia kepada seluruh masyarakat Australia.

“Tujuan kedua dari BAIK adalah untuk memperkenalkan budaya Indonesia kepada orang-orang Australia yang ada di Bendigo. Itu fokusnya. Tapi tujuan akhir kami sebenarnya adalah untuk memperkenalkan ke seluruh orang Australia agar mereka bisa mengenal banyak tentang kebudayaan kita,” papar Marthin.

Untuk mewujudkan visi, BAIK mengadakan serangkaian acara yang dapat dihadiri oleh masyarakat Indonesia atau pun Australia.

“Acara setiap bulan sesuai apa yang diinginkan oleh anggota. Biasanya kita lakukan berpindah dari keluarga ke keluarga. Acaranya itu biasanya santai. Sambil berkumpul dan makan-makan, kita memperkenalkan lagu-lagu daerah Indonesia”.

Beberapa perayaan besar BAIK meliputi acara 17 Agustus dan keterlibatan mereka dalam Bendigo Easter Festival, salah satu festival tertua di Australia yang diadakan di awal bulan April setiap tahunnya.

Merayakan HUT RI bersama warga lokal

Marthin menjelaskan bahwa pada festival ini, mereka mengenakan kostum daerah Indonesia dan menyanyikan lagu-lagu daerah sembari berjalan beramai-ramai dengan para peserta parade dari komunitas lainnya.

Sebagai seorang ketua, Marthin ternyata sudah memiliki sejarah panjang dengan BAIK. Beliau sudah terlibat sejak 14 tahun yang lalu dan terpilih dua kali menjadi seorang ketua.

Meski memiliki kesibukan sebagai pengajar mahasiswa S1 dan S2 Marketing di La Trobe University, beliau masih giat menjalankan visi organisasi pimpinannya tersebut.

Beliau pula masih aktif merangkul mereka yang memiliki ketertarikan dengan Indonesia mulai dari bahasa, budaya, hingga orang-orangnya melalui organisasi BAIK.

 

 

Nasa
foto: dok. pribadi