Pembicaraan mengenai kondisi industri properti di Australia sudah bukan hal yang baru lagi. Pada akhir November 2018, harga properti di Melbourne telah menurun sebanyak 5.80% dibandingkan dari tahun sebelumnya, dan 4.10% untuk Australia secara keseluruhan. Akibatnya, segenap pemilik properti dan investor telah menjual properti mereka atau telah merencanakan untuk menjual properti mereka secepat mungkin.

Apa yang dibahas di media sangat mempengaruhi tindakan pemilik properti, benar maupun tidak. Sebagai contoh, 60 minutes berkata bahwa penurunan harga yang dialami Australia bisa disamakan dengan “jatuh dari jurang.” Mereka juga mengatakan bahwa harga rumah di Australia memiliki potensi untuk menurun sebanyak 40% pada tahun 2019.

40%? Dalam 12 bulan?”

Di dunia ini, tidak ada orang yang sempurna. Perkataan seorang ilmuwan atau ahli juga mungkin saja salah. Pada akhirnya, semua prediksi, hipotesa, dan perkiraan bahwa harga properti akan terus turun hanyalah spekulasi.

Selama empat tahun terakhir, ahli properti serta keuangan memprediksikan penurunan nilai properti di Australia. Mereka juga merasa dibenarkan akibat trend yang terlihat dari enam bulan yang lalu. Meskipun pada akhirnya perkembangan industri properti melambat setelah sekian lama, bukan berarti prediksi mereka sepenuhnya benar.

Koreksi terhadap harga itu adalah hal yang wajar dan dibutuhkan di industri apapun. Banyak faktor lain juga memicu perubahan harga properti akhir-akhir ini, seperti pergantian peraturan investasi asing, kriteria peminjaman uang yang lebih ketat dari berbagai lembaga keuangan, perubahan terhadap kondisi ekonomi secara global; serta masalah terhadap money laundering dan underquoting. Banyak penduduk Australia yang masih memiliki keinginan kuat untuk membeli properti, namun tidak berhasil memenuhinya. Alhasil, perkembangan industri properti yang melambat dapat dijelaskan berdasarkan faktor-faktor tersebut.

Dengan perubahan industri properti saat ini, terdapat dua pihak yang diuntungkan yaitu investor dan pembeli rumah pertama. Pada umumnya, seorang investor akan termotivasi dengan adanya peluang menemukan sasaran investasi yang baik, sedangkan pembeli rumah pertama bergairah setelah diperkenalkan dengan stamp duty incentives dari pemerintah Victoria.

Di masa-masa yang penuh tantangan ini, memilih strategi pemasaran untuk menarik investor atau pembeli rumah pertama sepertinya akan lebih efektif dan memberikan hasil.

Jika Anda berhasil memilih agen properti yang bisa dipercaya dan cekatan serta menggunakan strategi pemasaran yang tepat, maka kemungkinan untuk mencapai hasil optimal untuk properti Anda akan meningkat.

Kunci untuk strategi pemasaran yang berhasil adalah dengan mengetahui pembeli ideal Anda. Dengan menggunakan metode yang akan menarik target yang Anda pilih, properti yang dipasarkan akan mendapatkan lebih banyak perhatian dari orang-orang yang ingin membeli. Banyak sekali properti yang dipasarkan tanpa menggunakan strategi yang tepat.

Cara berpikir untuk menentukan tindakan yang akan diambil sangat dipengaruhi oleh media. Sebagai contoh, persepsi masyarakat terhadap kinerja para politikus, atlet, musisi, serta topik-topik sensitif juga terbentuk dari informasi yang disediakan media. Namun, kita harus dapat membedakan antara fakta dan spekulasi, karena media dapat membahas sebuah laporan berdasarkan fakta, atau membahas opini seseorang berdasarkan spekulasi. Agen properti yang berpengalaman dan dapat dipercaya harus meyakinkan serta membuat pemilik properti untuk mengevaluasikan informasi yang diberikan media dan membuat kesimpulan bagi mereka sendiri.

Di saat yang penuh ketidakpastian ini, nasihat mengenai properti tanpa prasangka dan meyakinkan akan sangat berharga. Demi mencapai kesimpulan yang mapan, bertemu dengan ahli yang berpengalaman, melakukan riset dari sumber yang terpercaya, dan mengevaluasikan informasi media yang tepat. Hal ini dapat membantu pemilik property atau calon pembeli untuk tetap yakin dalam ketidakpastian dalam jangka pendek ini guna untuk membuat keputusan yang terbaik.Tolong pasang (Logo Xynergy)

Joshua Nicotera, CAR
Property Writer
Property Sales Consultant
(e.) [email protected]

Jeffrey Koby, B.BUS (MKT), M.MKT
Co-property Writer
Marketing Communications Officer
(e.) [email protected]