Malam perkenalan dan perpisahan yang baru saja diadakan Konsulat Jenderal RI Melbourne mengundang perwakilan organisasi-organisasi masyarakat Indonesia di Victoria untuk memperkenalkan Konsul Muda Ekonomi yang baru, Banga Malewa dan Konsul Muda bagian Penerangan Sosial dan Budaya (Pensosbud) Umbara Setiawan.

Umbara pertama kali ditempatkan di Perwakilan Konsulat Malaysia sebelum akhirnya diterbangkan ke Melbourne tepat di hari pertama 2015 silam, dimana dirinya mengemban tugas sebagai Konsul Muda Pensosbud. Rencananya, Mei ini Umbara berpindah divisi dan dipercayakan untuk menangani bidang protokol dan kekonsuleran. Berkaitan dengan hal ini, melalui pidato perkenalannya, Umbara mengajak warga Indonesia agar tidak segan-segan menghubungi KJRI Melbourne perihal lapor diri, paspor dan pengaduan.

Pada kesempatan yang sama, pria kelahiran Medan 39 tahun yang lalu ini menceritakan sekilas mengenai masa kecilnya yang sering berpindah domisili hingga akhirnya ia memiliki banyak kesempatan untuk mempelajari kekayaan budaya Indonesia, seperti tradisi Batak, Sunda dan Melayu. Inilah yang kemudian menjadi salah satu faktor pendorong Umbara untuk bekerja sebagai Diplomat Republik Indonesia.

Umbara sempat menimba ilmu di Fakultas Hukum Universitas Padjajaran dan melanjutkan studi S2nya di Universitas Groningen Belanda yang notabene termasuk dalam kategori 100 universitas top dunia menurut Times Higher Education World University Rankings. Walau demikian, kerendahan hati dan keramahan Umbara tetap terpancar ketika diminta untuk berfoto oleh tim BUSET. Di akhir pidatonya, Umbara tak lupa berucap terimakasih dan memohon bantuan seta dukungan masyarakat selama masa tugasnya tiga tahun ke depan.

Hal senada juga disampaikan Banga Malewa melalui kata sambutannya. Banga berasal dari Kupang, Ibu Kota Provinsi Nusa Tenggara Timur dan Melbourne menjadi kota pertama penugasannya di luar negeri. Banga yang sudah tiba sejak beberapa bulan lalu, memiliki kesan indah tersendiri tentang Melbourne. Pasalnya, ia baru saja melahirkan anak pertamanya beberapa hari sebelum acara perkenalan dirinya. Kendatipun, komitmennya dalam mengabdi bagi bangsa tetap dilaksanakan dengan baik selama mengemban tugas di negara bagian dengan warga Indonesia terbanyak ke-dua setelah New South Wales ini.

Selain memperkenalkan dua anggota barunya, KJRI Melbourne juga sekaligus melepas kepergian Karina Widhia Rini yang selama ini bertanggungjawab sebagai Bendahara dan Penata Kerumah-Tanggaan. Karina akan melanjutkan tugasnya di kementrian luar negeri di Indonesia sebelum ditempatkan ke negara lainnya.

Mewakili seluruh masyarakat Indonesia dan staf KJRI Melbourne, Konsul Jenderal Dewi Wahab menyampaikan ucapan terimakasih atas jasa Karina sekaligus berpesan agar dapat terus berkarya dan melayani Bangsa Indonesia melalui jabatan-jabatannya di masa mendatang.

 

krusli