Sebagai wadah yang memberikan pelayanan dalam “menumbuhkan semangat dan jiwa wirausaha”, Indonesia Business Center (IBC) Melbourne mengadakan pertemuan terakhirnya di tahun 2014. Bertempat di restoran Tosaria milik salah satu anggota IBC, Djin Siauw, Small Business Panel and End of Year Luncheon tersebut membagikan informasi-informasi menarik seputar bagaimana memulai bisnis dan situasi ekonomi Indonesia dan Australia secara umum.

Tips dan trik berbisnis yang menarik disampaikan tuan rumah Djin Siauw yang nota bene juga ialah seorang insinyur elektrikal dan Board Member Herb Faith Foundation dan Managing Director Exel Group.

Selanjutnya, Emmanuel dari Accolade Coaching memberikan pelatihan singkat untuk membangun karakter para pebisnis, cara memarketingkan produk yang akan dijual dalam dunia bisnis serta mengingatkan agar bisnis yang dijalankan mematuhi aturan yang berlaku. “Jangan memulai bisnis tanpa mengetahui rules yang ada di sini,” tegasnya. Emmanuel sendiri telah bekerjasama dengan situs penjualan barang online Alibaba.com dalam menyediakan certified training untuk wilayah Australia.

Pesan yang sama perihal hukum namun lebih rinci disampaikan oleh pengacara kawakan asal Makassar, Konfir Kabo. Sebagai pemilik Kabo Lawyers yang berpusat di jantung kota Melbourne, Konfir mengulas hukum serta norma yang berlaku di Negeri Kangguru ini.

Acara lalu ditutup dengan sesi tanya jawab dan pemberian sertifikat penghargaan kepada para pembicara oleh Presiden IBC Melbourne Lydia Wati.

krus