Dr. Donny Mandrawa Berbagi Ilmu Kepada Dokter Gigi Indonesia

Pada 6 Desember 2014, Dr. Donny Mandrawa, B.D.Sc. FICOI memberikan seminar satu hari di Surabaya, Indonesia, tentang Myofunctional Orthodontics, yang diselenggarakan oleh Universitas Airlangga. Peserta seminar tersebut terdiri dari 150 dokter gigi dari segala penjuru di Tanah Air, termasuk Jakarta, Makassar, Jogjakarta dan lainnya.

Dokter-dokter yang menghadiri seminar di Hotel Santika Jemursari tersebut diantaranya merupakan spesialis gigi anak, ortodontis serta pula dokter gigi umum.

Topik yang diangkat, Myofunctional Orthodontics, yakni mengenai perawatan otot mulut anak-anak supaya dapat berfungsi dengan benar. Pasalnya, banyak sekali anak generasi sekarang menggunakan otot-otot mulut dengan salah, dimana mereka bernafas lewat mulut (seharusnya lewat hidung), menelan dengan memakai bibir dan pipi (seharusnya memakai lidah), dan bahkan mempunyai kebiasaan buruk lainnya, seperti mengisap jempol.

Kesalahan cara berfungsi otot-otot mulut akan menyebabkan tulang rahang dan gigi-gigi tidak dapat berkembang dengan maksimal, dan akhirnya anak-anak ini mempunyai mulut yang sempit dan gigi-gigi yang tidak teratur.

Dokter gigi berdarah Indonesia yang kini memiliki tempat praktek di bilangan Balwyn dan Point Cook itu menjelaskan bila perawatan otot-otot mulut dapat dimulai dari anak usia 5 hingga 12 tahun, dan yang paling optimal dapat dimulai sejak usia 9 atau 10 tahun. Cara perawatannya yaitu dengan menggunakan mouthguard bernama Myobrace, selama satu sampai dua jam sehari dan waktu tidur. Pemakaian Myobrace juga didampingi dengan latihan-latihan otot-otot mulut yang memakan waktu sekitar 5 menit sehari. Hasilnya, lanjut Dr. Donny, sekitar 95% pasien yang menuruti pemakaian dan latihan dengan bagus, akan dapat menghindari keperluan kawat gigi, karena perkembangan tulang rahang jadi maksimal dan gigi-gigi jadi lurus.

Di Indonesia, cara perawatan ini masih belum populer dan banyak sekali dokter gigi yang belum mempunyai ilmu ini. Melalui seminar yang dipersembahkan oleh Dr. Donny, tanggapan-tanggapan para peserta amat positif, dan diyakini cara tersebut dapat diterapkan untuk anak-anak Indonesia.

Para dokter gigi mengaku sangat kagum dan oleh karenanya, Dr. Donny kembali diundang untuk memberikan seminar dalam waktu dekat di Universitas Trisakti, Jakarta dan Universitas Gadjah Mada, Yogyakarta.

Di lain pihak, Dr. Donny menyatakan dirinya tidak heran terhadap tanggapan dokter-dokter gigi Indonesia sebab metode ini merupakan cara perawatan yang logis. Menurutnya, penyebab sempitnya mulut dan penumbuhan gigi-gigi yang tidak teratur adalah fungsi otot-otot mulut yang salah. Karena itu, kalau penyebabnya dirawat dan dibetulkan, sudah pasti hasilnya akan lebih sempurna dan berjangka panjang.

Lagipula, Dr. Donny menekankan, “pasien-pasien juga lebih nyaman dengan perawatan ini dibandingkan dengan memakai kawat gigi”.


sumber: Dr. Donny

 

[alert color=”55C215″ icon=”59172″]Dr. Donny Mandrawa berpraktek di dua tempat di Melbourne: [/alert]

The Dental Suites
Balwyn VIC 3103
Ph. 9857 9966
thedentalsuites.com.au

The Dental Gallery
3 Newminster Way
Point Cook VIC 3030
Ph. 9395 8338
thedentalgallery.com.au