Selamat Tahun Baru kepada para pembaca. Semoga di dalam tahun baru ini Anda tetap sehat dan ceria.

Bagi yang merayakan Tahun Baru Imlek, Gong Xi Fa Cai.

Artikel edisi ini adalah artikel terakhir dari lima edisi. Dari edisi pertama sampai keempat, saya telah menulis dan membahas topik yang berkaitan dengan pendidikan kesehatan mental, makna pentingnya kesehatan mental, berbagai macam masalah emosi, seluk beluk kesehatan jiwa, pengobatan, proses sesi psikotherapi, berbagai macam psikoterapi dan cara mengoptimalkan sesi psikotepari. Semua artikel ini dapat dibaca kembali di BUSET Edisi September hingga Desember 2016, yang juga dapat diakses secara online di situs buset-online.com.

Untuk artikel terakhir ini dan berhubungan dengan tahun baru, saya ingin membahas berbagai teknik bantuan diri atau self-help. Penting sekali dari awal tahun, Anda mulai memikirkan cara menjaga kesehatan mental Anda. Lebih bagus lagi apabila Anda bisa membuat teknik bantuan diri sebagai bagian dari gaya hidup atau life style Anda.

02-life-menang-stress-1Teknik bantuan diri bertujuan untuk menjaga seseorang tetap berada pada keadaan yang sehat baik fisik maupun psikis dan merasa bahagia. Seseorang mempunyai berbagai strategi untuk menghadapi stres, dan strategi yang khusus tersebut tidak dapat dikategorikan sebagai baik atau buruk. Kegiatan untuk mengelola stres kepada Anda menunjukkan bahwa stres yang mereka alami masih dapat Anda kendalikan. Belajar untuk menerapkan teknik-teknik tersebut memberikan Anda kemampuan yang lebih besar untuk mengendalikan stres dalam kehidupan Anda dan membantu Anda untuk tetap berada pada tingkat stres yang rendah.

Hal-hal sederhana yang dapat dilakukan untuk mengelola stres:

  • Kembangkan keterampilan pemecahan masalah yang sistematik.
  • Identifikasi situasi yang penuh stres.
  • Definisikan hal tersebut sebagai masalah yang objektif dan dapat dipecahkan.
  • Pemecahan dengan curah pendapat – jangan mengevaluasi.
  • Antisipasi kemungkinan hasil dari setiap pemecahan.
  • Pilih satu pemecahan dan kerjakan sesuai dengan yang sudah dipilih.
  • Evaluasi hasilnya, jika perlu ulangi lagi dari awal.
  • Jangan berharap untuk selalu sempurna.
  • Kerjakan yang terbaik dan belajar dari pengalaman.
  • Perbaiki dan tingkatkan keterampilanmu untuk mengatasi masalah.
  • Praktekkan komunikasi yang asertif (tegas) dan pemecahan masalah.
  • Temukan seseorang yang berhasil mengatasi stres dan teladanilah dia.

Stres dapat menjadi menyenangkan bila mendorong seseorang untuk bersaing atau menyelesaikan tugas tepat waktu. Sebaliknya, stres dapat menjadi penghancur atau fatal bila menyebabkan penderitaan, ketidakbahagiaan dan depresi. Kesimpulannya, kenalilah stres sebagai sesuatu yang dapat diatasi, dikendalikan, dan ditaklukkan. Buatlah stres bekerja untukmu dengan beberapa strategi yang memanfaatkan keadaan stres tersebut, yang dapat melepaskan adrenalin ekstra.

Banyak sekali teknik bantuan diri yang sederhana namun ampuh. Anda bisa memilih dari teknik yang saya rekomendasi di bawah ini. Berhubung sekarang kita sudah masuk di tahun 2017, saya akan memberi 17 rekomendasi.

  1. Hitung anugerahmu. Tidak ada cara lain yang lebih baik untuk menghalau stres. Tak seorangpun mengalami kejadian buruk dalam seluruh hidupnya. Carilah hal yang baik dalam hidup – buatlah daftar. Kemudian catatlah di kertas, dan lihatlah tiap kali merasa stres.
  1. Menemukan kesenangan dan tawa. Tertawalah sekeras mungkin, baca komik, nonton film kartun, bercanda dengan teman. Hal tersebut dapat merupakan jalan keluar sementara untuk mengatasi stres.
  1. Tarik nafas panjang. Cara bernafas yang benar dapat mengurangi stres. Tarik nafas panjang dan keluarkan pelan-pelan, konsentrasikan pada udara yang meninggalkan paru-paru. Perlambatlah nafasmu, yang ideal adalah tarik nafas selama 2 detik dan buang nafas selama 5 detik. Lakukan hal tersebut sebanyak 5 kali pada pagi hari dan 5 kali pada sore hari.
  1. Dengarkan musik. Musik selalu mempunyai efek yang menenangkan. Pilihlah musik kesukaanmu – film bertema musik atau jazz.
  1. Berdirilah pada ujung jari kapanpun seseorang merasa berada di bawah tekanan dan regangkanlah tubuhmu. Seakan-akan seseorang akan menggenggam sesuatu yang berada beberapa centimeter di atas jangkauanmu. Pertahankan posisi balet ini untuk 5 detik dan relaks.
  1. Nikmati matahari pagi. Rasakan sinar matahari pagi meresap ke dalam setiap pori-pori tubuhmu, rasakan perasaan luar biasa yang dibawanya.
  1. Lakukan yoga untuk dirimu. Yoga selalu dianggap dapat mengurangi stres. Ambil buku latihan yoga atau pergilah ke guru yoga. Mulailah berlatih ½ jam pada saat senggang.
  1. Latihlah angkat bahu. Angkat bahu, seseorang tidak tahu, seseorang tidak peduli. Kapan saja seseorang rasakan stres akan menguasaimu, putarlah lehermu ke kiri dan ke kanan beberapa kali. Lanjutkan dengan mengangkat bahumu. Kendorkanlah otot-ototmu.
  1. Istirahat yang cukup dan tidur yang cukup. Tidur adalah salah satu kepentingan pokok dalam hidup yang seimbang. Istirahat yang cukup bisa membantu konsentrasi dan mood
  1. Memperhatikan kesehatan diri dan nutrisi. Makanlah lebih banyak makanan yang berserat (misalnya sayuran dan buah-buahan). Penemuan terakhir menyatakan bahwa makanan berserat dapat menurunkan tingkat stres. Menghindari kafein, rokok, alkohol, dan zat psikoaktif lainnya.
  1. Kurangi bicara, perbanyak mendengarkan. Ini merupakan obat kuno. Mendengarkan menghalau stres, membuatmu lebih populer, lebih berpengetahuan, lebih sensitif, menjadi orang yang lebih menyenangkan. Bukankah ini merupakan suatu pikiran yang hebat? Hal ini tidak memerlukan banyak usaha.
  1. Bandingkan dirimu dengan dirimu sendiri dan lihatlah perubahannya. Jika seseorang ingin benar-benar menikmati hidupmu, bandingkanlah dirimu bukan dengan orang lain, tetapi dengan dirimu sendiri terlebih dahulu. Yang terbaik setelah itu, jika seseorang ingin membandingkan dirimu dengan orang lain, bandingkanlah dengan orang lain yang kurang beruntung darimu untuk mengembangkan kepercayaan diri.
  1. Bertanggungjawab terhadap hidupmu. Membuat batasan, mendelegasikan tugas, belajar untuk berkata “tidak” untuk menurunkan tuntutan terhadap diri.
  1. Jangan mengerjakan apapun, duduk saja dengan santai. Hal ini tidak membutuhkan usaha apapun dari kita, seperti halnya tidak ada sesuatupun yang tetap buruk selamanya. Penerimaan dari situasi tersebut, akan mengurangi stres.
  1. Ekspresikan stres kita, biarkan emosinya mengalir. Kemarahan, depresi, ketakutan, dan frustasi yang kita alami, perlu “mengalir” ke luar dari diri kita, mengalir ke luarnya dapat mengambil bentuk tulisan, pembicaraan, puisi, aktivitas fisik yang nyata, dan lain-lain. Pikiran dan tubuh menjadi lebih terang dan lebih bertenaga. Situasi-situasi dan kesempatan akan diterima secara lebih jelas, dan hasil pilihan serta putusannya akan lebih bijaksana.
  1. Membuat jurnal/buku harian. Meningkatkan spiritualitas dan kemampuan untuk memaknai hidup melalui berjurnal.
  1. Menjadi Resilience. Kemampuan beradaptasi dalam keadaan sulit seringkali disebut resilience (kemampuan bangkit kembali). Resilience dapat didefinisikan sebagai adaptasi positif dalam menghadapi ancaman, risiko atau kesulitan yang berat. Bayangkan bahan seperti karet yang dapat kembali ke dalam keadaan keseimbangan sesudah menghadapi tekanan tinggi. Resilience mencakup kemampuan untuk kembali ke dalam bentuk, keadaan, dan posisi semula.

 

July Lies
MClinPsych, B.Sci (Hons)
Jurmaine Health
https://www.jurmainehealth.com.au
538A Murray Road, Preston, VIC 3072
[email protected]
0410786601
Hari Sabtu (9am-2pm) telah dibuka klinik khusus untuk masyarakat Indonesia.