‘Alun Alun’ adalah acara tahunan PPIA Victoria yang pertama kali diselenggarakan pada tahun 2011. Kesuksesan ‘Alun Alun’ pada tahun tersebut akhirnya dijadikan sebagai agenda tahunan yang bertujuan untuk menjadi wadah bagi masyarakat Indonesia di Victoria untuk bersosialisasi dan lapor diri.

Berbeda dengan tahun sebelumnya, tema ‘Alun Alun 2015’ adalah “Visit Indonesia”. Tahun ini PPIA Victoria ingin mempromosikan tempat-tempat pariwisata Indonesia yang umumnya belum diketahui oleh masyarakat Indonesia maupun Australia. Tahun ini PPIA Victoria ingin meningkatkan pengetahuan masyarakat mengenai pariwisata Nusantara di luar Pulau Bali dan Jawa, yang notabene seringkali didatangi turis lokal maupun internasional.

Tujuan ‘Alun Alun 2015’ adalah untuk menyambut mahasiswa baru dan lama di awal tahun pembelajaran baru. Acara ini berguna sebagai wadah bagi PPIA ranting serta organisasi masyarakat di Victoria untuk berkumpul dan bersosialisasi. Selain itu, PPIA Victoria juga akan menyediakan booth khusus dari Konsulat Jenderal Republik Indonesia untuk warga Indonesia melakukan lapor diri hanya dengan membawa paspor.

Sejarah mencatat, hingga 2013 ‘Alun Alun’ belum menggunakan tema, melainkan hanya menjadi tempat berkumpul masyarakat Indonesia di Victoria untuk bersosialisasi dan lapor diri. PPIA-PPIA ranting juga mempunyai kesempatan untuk mempromosikan kegiatan masing-masing sekaligus melakukan pendaftaran anggota.

Tema tahun ini berkaitan dengan tema tahun lalu yaitu “Wisata Rakyat Nusantara” yang mengenalkan budaya dan adat beberapa suku asli di Indonesia. Dan dengan mengangkat tema “Visit Indonesia”, PPIA Victoria memiliki visi untuk menarik masyarakat Indonesia maupun asing untuk mengenal dan menjelajahi Indonesia lebih dalam lagi.

Acara ini akan dilengkapi oleh stand dari PPIA ranting dan organisasi masyarakat yang masing-masing akan merepresentasikan 1 provinsi di Indonesia. Selain mempromosikan pariwisata yang unik dari masing-masing provinsi, mereka juga akan menyediakan makanan ringan khas provinsi tersebut serta mengadakan pentas seni untuk mengisi acara. Acara pula akan dimeriahkan oleh booth-booth lain yang akan menjual makanan khas dari berbagai daerah di Indonesia. Sedianya, pengunjung yang datang ke ‘Alun Alun 2015’ juga mempunyai kesempatan untuk melakukan pendaftaran untuk PPIA ranting dan juga organisasi masyarakat yang berpartisipasi.

Pada dasarnya, ‘Alun Alun’ diadakan untuk memperkuat tali silaturahmi antar-pelajar Indonesia di Melbourne. Namun, acara ini terbuka untuk umum dimana pengunjung dari berbagai kebangsaan dipersilahkan untuk datang.

Sama seperti tahun-tahun sebelumnya, ‘Alun Alun’ tahun ini bebas dari pungutan biaya. PPIA Victoria berharap agar bisa mencapai target pengunjung tahun ini, yaitu 600 pengunjung. Tertarik untuk datang? Add PPIA Victoria di Facebook dan follow @ppiavic di Instagram untuk informasi terbaru.

Sampai jumpa di ‘Alun Alun 2015’!

ALUN2 web

 

*******

PROJECT MANAGER Undang Pembaca Setia BUSET Untuk Datang Ramaikan ‘ALUN ALUN 2015’
 

Apakah ‘Alun Alun’ hanya ditujukan untuk mahasiswa saja?
Tidak, acara ini ditujukan untuk semua warga Indonesia yang ada di Victoria dan kami juga tidak menutup hanya untuk WNI, siapapun yang ingin mengenal pariwisata Indonesia boleh datang dan menikmati acara ini, gratis! 

Kendala apa yang dihadapi dan bagaimana menanganinya
Kendala yang dihadapi adalah perbedaan waktu antara Jakarta dan Melbourne dan juga lokasi para panitia karena kami tidak berada di tempat yang sama, jadi susah untuk mengumpulkannya untuk meeting. Untuk menanganinya kami menggunakan skype dan social media.

Berapa banyak kepanitiaan yang dibutuhkan untuk mengadakan acara ‘Alun Alun’ tahun ini?
Sebanyak 30 panitia

Apakah sebelumnya ada pengalaman mengadakan Alun Alun atau acara lainnya?
Sebelumnya kami mengikuti kepanitiaan acara PPIA ranting di divisi sponsorship dan liaison officer

Apa yang diharapkan melalui ‘Alun Alun’ tahun ini?
Tahun ini kami berharap agar masyarakat Indonesia di Victoria bisa lebih mengenal satu sama lain termasuk sesama organisasi masyarakat, dan pastinya kami juga berharap agar masyarakat Indonesia lebih menyadari indahnya pariwisata Indonesia sehingga mereka terinspirasi untuk datang ke daerah yang belum mereka datangi.