Tanya:

Pak Suhana,

Just wandering ya Pak, suami saya kan suka lukisan. Dia ada lukisan orang jaman dulu, katanya sih ini vintage. Mungkin bapak pernah lihat lukisan seperti ini. Kalau tidak salah jaman dulu orang sering di gambar seperti ini.

Kalau menurut segi feng shui, lukisan seperti ini baiknya diletakkan dimana ya, Pak?

Terimakasih,

Diana Y.

 

Jawab:

Hi Diana,

Thanks for your inqury. Lukisan yang kamu tanyakan itu sebenarnya adalah semacam foto/potret dari wajah leluhur. Ribuan atau ratusan tahun silam, sebelum ada teknik fotografi, maka untuk menggambarkan wajah seseorang dilakukan via lukisan.

Seperti yang kita ketahui bersama, penghormatan dan mengenang leluhur merupakan dasar tradisi budaya Tionghoa. Beragam ritual didedikasikan dan dilakukan untuk leluhur. Dan dalam semua ritual tadi, lukisan/potrait dari almarhum/mah orang tua dan leluhur yang telah tiada menjadi “fokus” dari ritual yang dilakukan keluarga.

Secara historis, lukisan leluhur merupakan objek milik keluarga yang bersifat privat. Jarang sekali diperlihatkan/dipamerkan untuk publik. Biasanya dipajang di ruang doa leluhur, dan atau di ruang keluarga. Memiliki potret leluhur orang lain (tak ada kaitan keluarga) dianggap tabu, bahkan bisa mendatangkan kesialan.

Seiring dengan keruntuhan Dinasti Qing di tahun 1911, berlangsung ketidakstabilan politik keamanan serta perang dengan Jepang, maka banyak sekali potret leluhur yang “bocor” (baca: dicuri) dan dijadikan komoditi dagangan. Potret leluhur dari istana, museum bahkan milik keluarga-keluarga termasuk objek yang dijarah. Sejak itu, pakem asli dan tradisionil, yang menabukan untuk memajang potrait leluhur menjadi kabur dan banyak dilanggar. Belakangan bahkan banyak sekali lukisan yang ber-genre “leluhur” menjadi barang seni yang bernilai tinggi dan diperdagangkan. Dan tentunya, replika atau KW- annya juga banyak membanjiri pasaran.

Di jaman sekarang, potret leluhur umumnya dianggap sebagai objek seni. Figur-figur dalam lukisannya juga termasuk figur dan tokoh terkenal (misalnya Kaisar dan Raja terkenal dalam sejarah Tiongkok). Perhatikan pula hiasan-hiasan pada busana yang dikenakan. Burung bangau adalah simbol kesehatan dan panjang umur.

Lukisan pada jubah juga adalah simbol kepangkatan. Lukisan bangau menandakan si pemakainya (terutama pria) adalah pejabat sipil berpangkat pertama (total dari pertama hingga kesembilan). Jadi adalah jabatan sipil paling tinggi. Kalau era sekarang kira-kira setingkat menteri.

Bunga 菊花 atau simbol Chrysanthemum, panjang umur dan keberhasilan pendidikan/kehidupan intelektual. Bunga菊花juga simbol energi Yang (+) yang kuat. Bunga ini sebagai salah satu antaran/hadiah yang baik bagi orang lanjut usia karena simbol kehidupan yang kuat sehat dan panjang.

Karena alasan-alasan di atas, potret leluhur cocok untuk menghiasi ruang keluarga.

Demikianlah sekilas mengenai asal usul dan sejarah dari potret leluhur. Semoga membantu. Kalau kita tidak kenal dan mengerti, tentu bisa bikin bingung. Nah kalau sudah kenal, barulah kita lebih maklum dan mantap menentukan; mau memajang atau tidak sebuah objek (lukisan, patung, dan sebagainya), dan kalau memajang, lebih cocok ditaruh dimana.

 

 

Suhana Lim
Certified Feng Shui Practitioner
www.suhanalimfengshui.com
0422 212 567 / [email protected]