Perayaan ultah pernikahan ke-60 Paul dan Florence dilangsungkan di Lexington Garden Retirement Village

Ulang tahun pernikahan menjadi suatu kebanggaan yang luar biasa, apalagi jika sudah menginjak usia yang ke-60. Susah senang sudah dilewati pasangan Paul Tresno dan Florence Soesanto, namun tiada yang bisa menggantikan Florennce di hati Paul, dan begitu pula sebaliknya. Bahkan ketika pertengahan 2017 silam keduanya memutuskan untuk pindah ke panti jompo di kawasan Springvale, mereka tetap bersyukur dan menikmati kehadiran satu sama lain. “Kami justru senang di sini, punya banyak teman, bisa aktivitas sama-sama… Dan juga merasa aman karena ada tim dokter yang selalu siap siaga,” ujar Florence menjelaskan perasaannya sejak menetap di Lexington Garden Retirement Village.

Paul memamerkan medali kebanggaan yang merupakan hadiah dari tetangga

Ditanya apa rahasia keawetan pernikahan mereka, dengan rendah hati dan senyum lebar wanita kelahiran Semarang pada 27 November 1940 itu merangkum singkat, “harus take and give, ga bisa take terus.”

Tepat pada hari ulang tahunnya yang ke-17 Florence bersedia dinikahi pria kelahiran Kaliwungu, Jawa Tengah tersebut. Keduanya mengikat janji suci di Jakarta.

Buku karya Paul Tresno yang didedikasikan untuk mantan Presiden RI Soekarno

Kendati gerakannya tidak lagi seluwes masa mudanya, Paul yang akan berusia 89 tahun pada 1 Mei mendatang masih terlihat aktif menghadiri berbagai acara kemasyarakatan yang digelar berbagai organisasi di Melbourne. Paul sendiri sempat menerbitkan sebuah buku bertajuk ‘In Memory of Bung Karno: The father of a nation’ atas kecintaannya terhadap Presiden RI pertama tersebut. Sang istri pun selalu setia mendukung kinerja Paul di segala bidang.

Kedua sejoli asal Tanah Air ini singgah di Melbourne sejak April 1986 sembari menemani dua anak mereka bersekolah kala itu. Kini Paul dan Florence telah memiliki 3 anak laki-laki, 2 anak perempuan, 7 cucu, dan 4 buyut dimana semua berdomisili di Melbourne kecuali 2 cucu yang kini berada London dan Jawa.