Jika Sandra harus menggambarkan peran posisinya sebagai Senior Vice President untuk People Operation and General Services di Blibli.com, ibaratnya seperti seorang ibu rumah tangga. “Saya megang human resource, and general talent. Mulai dari talent acquisition, talent developmentnya, kemudian kita bicara retention program, culture program, culture management, kemudian internal communication, industrial relation, dan general affairs,” jelas Sandra tentang aspek yang diawasinya.

Partisipasi Sandra Kumalasari Dinata di Blibli.com, salah satu bisnis e-tailing terbesar di Indonesia yang dimiliki oleh Djarum Group sudah cukup lama, terhitung sejak awal berdirinya di tahun 2011. Sebelum bekerja di perusahaan yang berperan di industri e-commerce Indonesia tersebut, Sandra sudah berbekal pengalaman bidang Human Resources di berbagai perusahaan besar seperti PT. Amerta Indah Otsuka (terkenal dengan produk Pocari Sweat), Orang Tua Group, Ethica Industri Farmasi dan SOHO Group.

Berkarir bidang sumber daya manusia atau SDM sebenarnya bukanlah karier yang ingin ia tempuh. Bahkan awalnya pekerjaan yang ideal baginya setelah lulus kuliah adalah sebagai psikolog anak atau psikolog klinik. “Tapi pada jaman saya, profesi itu sangat terbatas ya, yang paling cepat progresnya ada adalah di industri. Dan kebetulan ketika jaman kuliah, sudah aktif kerja freelance bantu Toyota group, Astra group untuk assessment, role player, sudah banyak terjun ke sana jadi ketika sudah graduate langsung ke sana,” ceritanya tentang bagaimana ia bisa memilih karir yang ia tekuni sekarang.

Kepiawaiannya di bidang human resources pun menarik perhatian Djarum Group. “Waktu itu saya ditanya, kamu mau masuk industri yang baru gak? Industri yang penuh challenge, industri yang bisa memberi dampak lebih. Tapi kita harus memulai dari nol. Jadi waktu saya diambil Djarum group waktu itu, ditawarin mau company yang mana, yang sudah matang atau totally new. Ya saya pilih yang totally new,” papar wanita yang mengakui sangat menyukai tantangan tersebut.

Bertransisi ke perusahaan yang bergerak di industri yang sangat dinamis dan dinominasikan oleh pekerja di usia muda ini Sandra rasa sebagai perubahan luar biasa. “Pertama kali rasanya kaget, harus belajar banyak. Karena sebetulnya saya pribadi yang belajar banyak dari teman-teman, kalian lebih berani mengelola ide, lebih kreatif, dan itu adalah sesuatu yang buat kita sudah agak susah. Tapi ketemu teman-teman generasi muda jadi saling melengkapi, saya bantu dengan kebijakan dari pengalaman yang saya punya. Selebihnya banyak juga yang teman-teman yang mengajari kita. Belajar gak pernah berhenti. Once we stop learning, we stop growing,” ungkap lulusan psikologi dari Universitas Atma Jaya tersebut.

Memperkuat Generasi

Sandra mengungkapkan bahwa para pekerja di Blibli didominasi sekitar 80%-90% oleh karyawan di usia sekitar 22-27 tahun, dan jumlah kaum pria dan wanita hampir setara. Di lingkungan kerja ini, perbedaan gender tidak menjadi halangan dalam mencapai  tujuan. “Lingkungan di internal kita sendiri kita tidak membedakan jenis kelamin, masing-masing punya kekuatan tersendiri yang kami rasa semua orang bisa berkontribusi,” ujar ibu dari tiga anak tersebut.

Salah satu resep untuk kesuksesan Blibli menurutnya adalah fokus dalam membangun generasi muda, termasuk juga mendukung pemberdayaan wanita. “Kita juga cukup aktif di komunitas-komunitas wanita, female developer kita juga ada disana, seperti Sahabat Ibu Pintar, secara internal kita kembangkan juga. Jadi kita selalu merasa bahwa intinya bukan cuma empower women, tapi empower generation di Indonesia, itu fokus kita,” ucap penggemar penyanyi Celine Dion itu.

Penerapan Nilai

Ada beberapa karakter yang Sandra sebut sebagai DNA, yang terdiri dari 7 nilai yang akan menjadi sangat penting bagi mereka yang ingin mendaftar kerja di Blibli. Secara singkat, 7 value ini disebut R.E.S.P.E.C.T:

Risk taking: We look for people who want to try something new, not just staying in comfort zone.

Excellence: We believe at Blibli the process is done correctly, result will come.

Serving soul: Our focus is to create customer experience.

Passionate and proud: If passionate about something that you do, you won’t give up easily.

Employee’s great place to work: We love people who like to learn, we always encourage growth.

Customer focused: We want people who can place customer as their focus.

Teamwork: We try to find the best talent but we also want the best talent who can work together.

Ketika ditanya tentang sebuah mindset yang ia selalu bawa di tempat kerja dan dapat ditularkan, dengan mantap Sandra mengatakan: “Be positive. Jangan bilang gak bisa dulu sebelum nyoba. You never know unless we tried!” tutup sang penggemar lagu The Power of the Dream yang dinyanyikan Celine Dion.

Denis