Menutup bulan November 2014, Paguyuban Pasundan Victoria merayakan ulang tahunnya sekaligus unjuk gigi dengan penampilan teater ‘Kabayan Mencari Cinta’ di Clayton Community Centre.

Paguyuban Pasundan Victoria sendiri merupakan komunitas warga Sunda yang tinggal di Victoria, dan berpusat di Melbourne.

Menurut produser ‘Kabayan Mencari Cinta’, Fahd Pahdepie, tujuan acara hari itu adalah untuk memperkenalkan budaya Sunda terutama pada orang Indonesia dan masyarakat lainnya yang tinggal di Australia.

“Karena budaya Indonesia yang diketahui banyak orang adalah budaya Jawa dan Bali. Sunda belum banyak terekspos. Karena itulah kami ingin menampilkan satu paket pertunjukan Sunda yang sebenarnya juga multikultural,” jelas Fahd.

Penampilan malam itu memang berlandaskan berbagai latar budaya. Karena selain berisi kebudayaan Sunda, juga tergabung di dalamnya budaya Jawa dan barat; misalnya saja dari beberapa tembang lagu, Tari Jaipong dan rapping. Sedangkan budaya Sunda yang ingin diperkenalkan Paguyuban Pasundan, dikolaborasikan dalam bentuk percakapan bahasa Sunda dan permainan kendang.

Tema utama yang dibawa dalam pertunjukan perdana ini adalah cinta. Alasannya karena cinta mudah dimengerti dan dirasakan oleh banyak orang. Dimensi-dimensi dari tradisi Sunda semisal spiritualitas, kejenakaan dan kebijaksanaan, semuanya berhasil ditampilkan dalam bungkus yang amat menarik. Tokoh yang dicintai banyak orang Indonesia, yaitu Kabayan, juga berhasil menarik hati pengunjung asal Australia. Para penonton pun dapat terus tertawa dan berinteraksi dengan para pemain yang jenaka.

Jumlah penonton yang datang diakui sudah sesuai dengan ekspetasi para panitia, yaitu 135 orang; dengan rasio 70% orang Indonesia yang kebanyakan orang sunda, dan 30% warga lokal Australia. “Kita sengaja membuat pertunjukan ini terbatas 135 orang dulu karena ini merupakan pengalaman pertama kali buat kita. Kita ingin melihat sambutan dari para penonton. Kalau acara ini sukses dan penonton suka, kita ingin menyelenggarakan yang lebih besar,” ucap Fahd.

Tanggapan Konsul Jenderal RI untuk Victoria dan Tasmania Dewi Savitri Wahab

Kabayan merupakan karya transgenerasi yang dapat dinikmati banyak orang

Acara hari ini baik sekali karena walau latihan hanya sebulan, tetapi telah dapat menunjukkan kemampuan dari masing-masing pemainnya secara optimal. Saya harapkan supaya nanti Paguyuban Pasundan bisa tetap kreatif untuk cerita-cerita Kabayan yang berikutnya.

Acara ini saya harapkan dapat memberi inspirasi pada kelompok-kelompok masyarakat lain untuk menampilkan kebudayaan mereka. Saya yakin banyak sekali budaya-budaya lain yang baik.

Pertunjukan ini juga menunjukkan bahwa budaya Sunda itu bisa bekerjasama dengan budaya-budaya lain dan bisa menciptakan suatu karya yang transgenerasi sehingga bisa dinikmati banyak orang.

Saya harapkan akan ada pertunjukan-pertunjukan lainnya yang bisa kita nikmati bersama.

 

* APA KATA MEREKA *

Kabayan episode pertama ini cukup memuaskan. Bagus sekali, dan penontonnya pun banyak serta antusias. Isi acaranya padat, menarik dan tidak membosankan. Semoga kedepannya akan ada episode-episode Kabayan yang berikutnya.

Selain itu, acaranya pun juga didukung banyak pihak, misalnya saja mahasiswa-mahasiswa dari grup jawa dan Sanggar Lestari. Dan masih banyak etnik lain yang ikut tergabung. Ini adalah acara yang patut ditiru, dipuji dan diancungi jempol.

Untuk yang berikutnya mungkin ceritanya bisa lebih nyambung untuk orang-orang Australia. Tadi acaranya sedikit membingungkan bagi orang-orang yang tidak bisa berbicara Indonesia. Untuk kedepannya nanti bisa diberi teks dalam Bahasa Inggris supaya saudara-saudara kita dari Australia bisa lebih paham.

 

Walau saya terlambat sekitar setengah jam dari jadwal acara, tapi ternyata acaranya keren banget. Ga menyangka ternyata walau judulnya ‘Kabayan Mencari Cinta’, yang seolah-oleh hanya bertemakan sekitar budaya Sunda dan Jawa Barat, juga menampilkan budaya dari Jawa Tengah dan Jawa Timur. Jadi bagus banget. Semoga besok-besok ada lagi acaranya dan jangan cuma di Monash, tapi di city supaya bisa lebih banyak pendatangnya.

Hal yang bisa ditingkatkan mungkin dari hal promosinya. Dari awal sebelum acaranya dibuat juga kalau bisa sudah diketahui banyak orang sehingga kalau ada yang ingin berkontribusi mereka bisa ikut bergabung.

 

* GALERI FOTO *







more photos @ Facebook Page: BUSET

gaby