Masih ingat kisah mengenai keluarga Indonesia yang berprestasi di dunia Taekwondo Australia? Bagi yang ingin membaca ulang, artikel tersebut dapat ditemukan di BUSET VOL. 9-97 JULY 2013 atau diunduh secara online di http://buset-online.com/bersinar-lewat-taekwondo/.

Baru – baru ini, kakak beradik Crystoval Cs Komala (16) dan Sharell Cs Komala (12) beserta ibunda mereka, Caroline Suhardjono mengikuti kompetisi bergengsi, Arnold Classic Australia 2015 yang dilangsungkan di Melbourne Convention and Exhibition Centre. Acara tersebut pula merupakan eksibisi sport dan fitness yang terbesar di seluruh Australia. Selain taekwondo, ada lebih dari 10 cabang olah raga bela diri lainnya yang dipertandingkan, termasuk juga Arnold Weighlifting & Powerlifting, Arnold Armwrestling, Australia’s Strongest Man dan masih banyak lagi.

Nama Indonesia kembali terangkat ketika Sharell berhasil menggondol 2 medali emas dan 2 perak. Sedangkan sang kakak, Crysto membawa pulang 2 medali emas, 1 perak dan 1 perunggu. Sang bunda pun tidak pulang dengan tangan kosong. Dirinya berhasil memenangkan 1 medali emas. Ketiga juara itu rupanya rutin berlatih di Koryo Taekwondo pimpinan grand master Russell Wood (8th Dan) yang terletak di bilangan Roxburgh Park, belahan utara Melbourne. Sejauh ini, jenjang keahlian Taekwondo yang paling tinggi sedunia mencapai 9th Dan.

Mengikuti pertandingan taekwondo memang sudah tidak asing lagi bagi keluarga Suhardjono – Komala. Dalam satu tahun dipastikan ada beberapa pertandingan yang mereka jambangi dimana kemenangan demi kemenangan telah menanti. “Kita biasanya ikut minimal dua kali state championship, 1 national, 1 interclub dan diusahakan minimal 1 international,” ujar Caroline.

Crysto dan Sharell sendiri sekarang telah sampai di jenjang 2nd Poom/Dan, dimana Crysto dijadwalkan untuk melakukan ujian atau grading untuk berada di posisi 3rd Dan akhir tahun ini. Sedangkan ibu mereka dipastikan akan mendapatkan gelar 1st Dan-nya Juni mendatang.

Ditanya mengenai rencana kedepannya, dengan spontan Caroline menjawab, “maunya terpilih jadi tim Australia untuk World Pomsae Champion”. Bahkan Crysto dan Sharell belakangan rutin belajar Bahasa Korea setiap Sabtu, “siapa tahu nanti mau ikut youth camp di Korea atau kukkiwon,” papar sang bunda. Kukkiwon merupakan pusat taekwondo yang berwenang memberikan titel Dan/Poom di seluruh dunia.

Kehebatan Caroline, Crysto dan Sharell tak pelak menjadi salah satu bukti nyata keberhasilan anak bangsa di tanah rantauan. Semoga perjalanan mereka dapat menjadi inspirasi dimana dengan kerja keras dan ketekunan, pastinya kita pun dapat meraih prestasi yang tak kalah menariknya.

vr
foto: dok. pribadi