Rasanya nyaris mustahil menjalankan bisnis tanpa diiringi pinjaman modal atau utang saat memulai dan ketika membutuhkan investasi baru. Meski begitu, bagaimanapun meminjam hanyalah solusi sementara untuk menambah kekurangan dana. Tanpa rencana pembayaran yang baik, utang dapat tumbuh menjadi masalah yang jika tidak dikelola dengan baik, nilainya akan jauh lebih besar daripada pinjaman awal.

Strategi ini akan membantu Anda membayar kembali utang Anda lebih cepat, sehingga Anda dapat menginvestasikan kembali uang Anda ke pengembangan bisnis, setelah sebelumnya uang tersebut Anda gunakan untuk membayar bunga.

Tujuan Bebas Utang Anda

Tidak ada jalan lain: langkah pertama untuk menghilangkan utang adalah mengetahui dengan tepat apa saja utang Anda, sehingga Anda dapat membuat rencana untuk melunasinya.

Hitung semua utang Anda dan kemudian putuskan seberapa cepat Anda ingin bebas utang. Bisakah Anda melunasi utang dalam waktu enam bulan? 1 Tahun? 2 Tahun? Tetapkan tanggal, kemudian hitung berapa banyak yang Anda perlu bayar setiap bulan untuk memenuhi tenggat waktu Anda.

 

Efek Bola Salju

Ide utama dari taktik ini adalah untuk meruntuhkan satu utang sekaligus dengan membayar sebanyak yang Anda bisa terhadap saldo terendah dari utang setiap bulannya – sambil membuat setidaknya pembayaran minimum terhadap setiap utang lainnya.

Mulailah dengan menginventarisir semua utang Anda; buat daftar dari yang terkecil hingga terbesar. Setelah Anda melunasi utang terkecil Anda, salurkan dana tambahan ke utang berikutnya di daftar Anda hingga setiap pembayaran dibayar lunas.

Fokus Pada Penghasilan

Lauren Bowling membayar utang senilai $8.000 dalam 90 hari dengan memilih “tanggal bebas utang” dan bekerja dengan menghitung mundur hari untuk menentukan bagaimana ia harus membayar setiap minggu dan mencapai tujuan utama, bebas dari utang.

Dia memangkas anggaran pribadinya, kemudian mengambil pekerjaan lepas (freelance), melakukan pekerjaan voice-over, blogging, menjual barang-barang di Ebay, dan bahkan menyewakan rumahnya.

Apa yang dapat Anda lakukan untuk membuat aliran pendapatan kedua atau ketiga untuk membayar utang Anda lebih cepat? Memberi jasa konsultasi? Toko online atau bisnis berlangganan? Menjual produk digital?

 

Selalu Periksa Pengeluaran

Lihatlah pengeluaran Anda untuk setiap area bisnis Anda dan temukan cara untuk memangkas pengeluaran berlebih. Gunakan template anggaran gratis untuk menjaga pengeluaran bisnis Anda (atau gunakan alat pelacakan anggaran sistem akuntansi online).

Negosiasikan Suku Bunga

Jika Anda secara teratur melakukan pembayaran terhadap saldo kartu kredit, Anda mungkin dapat meminta tingkat bunga yang lebih rendah, hanya cukup dengan bertanya. Anda juga dapat mempertimbangkan pinjaman konsolidasi yang akan mengurangi tagihan Anda menjadi satu pembayaran bulanan yang rendah – atau mengajukan permohonan kredit untuk membayar utang kartu kredit Anda dengan tarif jauh lebih rendah.

Untuk selanjutnya, jika Anda merasa tidak dapat membayar saldo kartu kredit setiap bulannya, cobalah untuk menggandakan pembayaran minimum. Saat Anda menguasai seni bebas utang – dan menghindari utang di masa depan – mempelajari biaya sebenarnya untuk membayar saldo kartu kredit minimum mungkin akan membuat Anda terkejut.

 

Kesimpulan Akhir

Peraturannya adalah pemilik usaha kecil yang baru memulai harus berusaha untuk membayar semua utang mereka di tahun pertama bisnis untuk menurunkan risiko kebangkrutan mereka.

Pada akhirnya, kunci untuk melunasi utang adalah sederhana: buat rencana dan kemudian masukkan setiap sen yang Anda dapat untuk pelunasan utang. Pengembalian pajak Anda, hadiah ulang tahun, $20 yang Anda temukan di saku jaket Anda, dan uang “yang ditemukan” lainnya yang dapat Anda sisihkan.

Jika Anda tenggelam dalam utang dan merasa terlalu kewalahan untuk membuat rencana, bicaralah dengan seorang konselor utang. Seringkali layanan mereka gratis, dan tidak ada pengganti untuk bantuan penasihat pelunasan utang yang terlatih.

 

 

 

 

Virda
The Materials are provided for general information purposes only and are not intended as professional advice and should not be substituted for, or replace, such professional advice.