(dari kiri): Angela Ang (moderator), Peter van Vliet, Ashley Jurberg, Yapit Japoetra

Pada penghujung Agustus, KJRI Melbourne bersama Indonesia Business Centre (IBC) melangsungkan seminar bertemakan “Tips and Opportunity to commence working in Australia”. Diundang sebagai pembicara adalah Yapit Japoetra (Direktur YNJ Migration Consultant), Peter van Vliet (Regional Director Victoria & Tasmania, Department of Immigration and Border Protection of Australia), dan Ashley Jurberg (Director Alliance Abroad Group International, International Recruitment and Cultural Exchange Company).

Sebelum dimulai, Konsul Ekonomi Zaenal Arifin menyampaikan kata sambutan dimana beliau menyatakan tujuan diadakannya seminar, yakni untuk mewadahi dan membekali warga yang masih berstatus pelajar, pemegang visa working holiday dan Permanent Resident (PR) dengan peraturan imigrasi terkini yang mungkin masih simpang siur.

Hari itu, Yapit memberi pengetahuan tentang visa yang dapat mengijinkan pemegangnya untuk bekerja, serta perhitungan poin untuk mengarah ke PR. Untuk meningkatkan kesempatan mendapatkan pekerjaan yang sesuai yang nantinya dapat menambah nilai saat mengajukan PR, tak lupa Yapit mengingatkan para peserta seminar untuk membekali diri dengan berbagai kegiatan positif, diantaranya menghadiri berbagai acara networking, melakukan magang, menjadi sukarelawan, dan membuat profil LinkedIn.

Menyambung pembicaraan Yapit mengenai profil untuk media sosial LinkedIn, Ashley Jurberg menambahkan agar kita dapat menunjukkan semangat dan antusiasme terhadap pekerjaan yang diinginkan. “‘I’m interested’ means nothing if there is no further follow up. When you’re interested, email me!”

Sesi kedua dilanjutkan Ash dengan berbagi pengalaman menariknya setelah merekrut profesional di sekitar 30 negara, termasuk Indonesia. Kepada Buset, Ash menekankan pihaknya telah melakukan pendekatan dengan berbagai kalangan di Tanah Air, terutama lewat seminar fair di Bali tahun lalu. Sekarang ini, sejumlah 30 chef telah berhasil direkrut Alliance Abroad Group untuk bekerja di Australia.

Salah satu kendala yang kerap dihadapi, menurut Ash, adalah budaya kerja. Selain itu, banyak pula warga Indonesia yang belum memiliki pembekalan Bahasa Inggris sehingga diperlukan pelatihan lebih lanjut.

Kendatipun, dari sisi imigrasi, Peter mengingatkan jumlah maksimal jam kerja yang diperbolehkan untuk pelajar adalah 40 jam per dua minggu selama semester universitas berlangsung. Sedangkan pemilik visa working holiday diijinkan untuk tinggal dan bekerja di Benua Kangguru selama 12 bulan, namun hanya bisa bekerja untuk perusahaan yang sama selama maksimum 6 bulan. Peter menghimbau agar masyarakat bisa mematuhi aturan yang berlaku, serta juga agar berhati-hati saat menerima sebuah pekerjaan agar tidak mudah dieksploitasi oleh badan usaha yang mengatasnamakan magang (internship) atau sukarela (volunteer). 

 

 

Apa Kata Mereka

 

Dyah Purwanti Bazerghi

Aku senang sekali bisa datang ke sini. Walaupun tidak banyak dibahas mengenai bisnis tapi aku jadi tahu ada company-nya Mr Ashley yang mau rekrut teman-teman chef dari Indonesia. Aku sendiri punya bisnis tour, banyak banget yang tanya tentang tinggal atau buka bisnis di Melbourne. Dan datang ke seminar hari ini berguna banget buat aku karena aku jadi tahu to look after what visa. Aku bisa punya pengetahuan untuk aku share ke teman-teman yang datang ke Australia untuk liburan.

 

Melqi Hamdani 

Aku datang ke sini karena memang tujuanku adalah untuk tanya langsung ke departemen imigrasi bahwa kuota working holiday visa 1,000 itu nggak cukup. Aku dari kota kecil di Sumatera, Padang. Banyak sekali potensi di kota-kota kecil, tapi karena tidak ada dari imigrasi yang approach, jadi mereka kurang informasi.

Aku sendiri berstatus pelajar dan aku akan pulang ke Indonesia karena aku merasa Indonesia membutuhkan aku. Seminar ini bagus banget jadi teman-teman working holiday yang aku bawa ke sini bisa sharing informasi juga nanti sama teman-teman. Dan aku sendiri bisa memberangkatkan teman-teman lain juga untuk merasakan pengalaman yang sama.

 

 

Devina

SHARE
Previous articleBLUE RIBBON DAY
Next articlePENYEGARAN ROHANI PDKKI